BACAMALANG.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Desa Wisata Poncokusumo, Kabupaten Malang. Setelah melalui seleksi ketat dan lolos verifikasi administrasi pada asesmen mandiri, desa wisata yang berada di kaki Gunung Bromo ini berhasil menembus 15 besar kategori Desa dan Kampung Wisata dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2026.
Atas capaian tersebut, Desa Wisata Poncokusumo mendapatkan visitasi penilaian dan penilaian lapangan dari tim Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI pada Jumat hingga Sabtu, 2- 3 Oktober 2026.
Salah satu anggota Pokdarwis Dewi Kusumo Poncokusumo, M. Fanif Ario, menjelaskan bahwa rangkaian visitasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, proses penilaian difokuskan pada uji kelengkapan administrasi dan verifikasi kesesuaian berkas pendukung di tingkat pengelola.
Selanjutnya pada hari kedua, tim juri melakukan cek lapangan secara langsung untuk meninjau fasilitas wisata, kesiapan daya tarik utama, hingga partisipasi aktif masyarakat lokal dalam ekosistem pariwisata.
Tim juri independen WIA 2026 yang hadir salah satunya diketuai Buyung Arif Nugroho bersama dua tim juri lainnya, didampingi tim Disbudpar Jatim dan Disparbud Kabupaten Malang. Turut mendampingi jajaran Muspika Poncokusumo, Pemdes Poncokusumo, serta mitra terkait.
Desa Wisata Poncokusumo sendiri dikenal sebagai destinasi berbasis alam dan budaya dengan panorama pedesaan di kaki Gunung Bromo, potensi hortikultura, serta keramahan warga lokal. Sejumlah daya tarik unggulan yang dimiliki di antaranya keasrian lingkungan Ledok Ombo, warisan tradisi ritual Nyadran, ritus di Sanggar Pamujan, hingga kuliner tradisional Kolak Goblok yang telah mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya tak benda. Pada tahun 2025 lalu, desa ini juga berhasil masuk dalam 30 besar ajang serupa.
“Masuknya Poncokusumo dalam 15 besar menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus berbenah. Proses visitasi ini diharapkan menjadi momentum meningkatkan kualitas pelayanan, produk wisata, dan pengelolaan desa agar manfaat pariwisata semakin dirasakan masyarakat,” ujar M. Fanif Ario.
Keikutsertaan hingga tahap 15 besar ini diharapkan tidak hanya membawa hasil terbaik di ajang WIA 2026, tetapi juga semakin memperkuat posisi Desa Wisata Poncokusumo sebagai destinasi wisata lokal unggulan yang berdaya saing nasional dan mampu menghadirkan pariwisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































