Wakil Ketua MUI Ikut Demo, Pendiri NII Crisis Center Beri Sorotan Kritis - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 6 Mar 2022 22:01 WIB ·

Wakil Ketua MUI Ikut Demo, Pendiri NII Crisis Center Beri Sorotan Kritis


 Wakil Ketua MUI Ikut Demo, Pendiri NII Crisis Center Beri Sorotan Kritis Perbesar

BACAMALANG.COM – Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku prihatin terhadap ulah MUI (Majelis Ulama Indonesia). Selain menjadi sarang teroris, terbukti di MUI pusat dan daerah ditangkap Densus 88 dengan kasus terorisme, MUI juga menjadi sarang oposisi yang bukan mendukung program pemerintah tapi justru selalu menyerang pemerintah. Padahal pengurus MUI digaji oleh negara.

“MUI itu LSM plat merah yang dibiayai oleh negara, namun sayang sekali MUI dinilai tidak efektif dalam mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Lihat saja statemen orang orang MUI yang sering kontradiktif, seolah antar pengurus MUI itu sendiri tidak ada koordinasi dan tidak saling mengingatkan. Ini seperti sampah yang dipelihara oleh negara,” tandas Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan.

Dalam laman resmi MUI disebutkan, tujuan dari MUI ini dibentuk untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. Tapi faktanya justru sebaliknya. Oknum di MUI justru jadi provokator, termasuk memimpin dalam aksi demo.

Menurut Ken, Demo yang dipimpin oleh Wakil Ketua MUI Pusat Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Drs. H. Fikry Bareno, S.E., MBA di depan kantor Kemenag Jakarta baru-baru ini, merupakan tanda seseorang keluar dari ketaatan pada penguasa. Ini bukti bahwa orang orang di MUI tak semuanya paham tentang ilmu agama.

Apalagi saat ritual ruku dalam sholat yang salah saat demo diatas mobil yang dilakukan oleh Wakil Ketua MUI Pusat Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Drs. H. Fikry Bareno, S.E., MBA

Menurut Ken, agama Islam juga mengajarkan Kita supaya menaati penguasa, melakukan pembangkangan dan tidak taat kepada penguasa dilarang dalam Islam.

MUI tidak streril dari paham radikalisme dan terorisme, bila tak dievaluasi, sepak terjang oknum di MUI ini sangat membahayakan karena tidak ada yang kontrol, walaupun saat ini sudah ada BPET sebagai penyeimbang tapi dinilai belum efektif. “Jangan salahkan masyarakat bila ada opini yang menginginkan agar MUI dibubarkan,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tak Cuma Teori, Mahasiswa K3 Universitas Kepanjen Digembleng Hadapi Situasi Bencana

27 September 2026 - 13:57 WIB

DPRD, Pemkab dan BAZNAS Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Gempa NTT

27 September 2026 - 09:28 WIB

Sepekan 105 Gempa Terekam di Jatim, BMKG Pastikan Tak Ada yang Dirasakan Warga Malang

25 September 2026 - 14:13 WIB

Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027

25 September 2026 - 09:11 WIB

Nikah Siri Saat Masih Punya Istri Sah? Ini Risiko Pidana dan Perdata yang Sering Tidak Disadari

24 September 2026 - 07:22 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Nasional, Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

23 September 2026 - 08:21 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !