Munculnya Ecobrick: Solusi Brilian Mengubah Sampah Plastik Menjadi Produk Berguna - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 18 Jan 2025 12:07 WIB ·

Munculnya Ecobrick: Solusi Brilian Mengubah Sampah Plastik Menjadi Produk Berguna


 Seby Kreator Ecobrick melakukan daur ulang plastik untuk kemanfaatan luas. (Seby for BacaMalang) Perbesar

Seby Kreator Ecobrick melakukan daur ulang plastik untuk kemanfaatan luas. (Seby for BacaMalang)

BACAMALANG.COM – Ecobrick, metode inovatif daur ulang sampah plastik, telah memikat hati para pegiat lingkungan. Dari meja, kursi, hingga dinding non permanen dan taman, ecobrick membuka peluang baru dalam pemanfaatan plastik bekas. Seby, kreator ecobrick, terinspirasi untuk memulai proyek ini dua bulan lalu setelah melihat tumpukan sampah plastik bekas paket dan menemukan cara membuat ecobrick melalui media sosial.

“Ecobrick adalah bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Sampah plastik memerlukan waktu puluhan tahun untuk terurai, namun dengan ecobrick, kita dapat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang berguna,” ujar Seby.

Seby menambahkan, prospek ecobrick sangat baik karena selain ramah lingkungan, proses pembuatannya juga tergolong mudah. Meski demikian, dibutuhkan kesabaran karena sampah plastik harus dimasukkan ke dalam botol bekas air mineral menggunakan tongkat kecil untuk memastikan kepadatannya. “Botol air 600 ml idealnya harus berisi 200-250 gram sampah ecobrick agar hasilnya baik dan tidak cepat penyok,” katanya.

Tantangan utama dalam pembuatan ecobrick adalah pengumpulan sampah yang harus dicuci dan dikeringkan sebelum dimasukkan ke dalam botol. Namun, keuntungan ecobrick jauh lebih banyak daripada tantangannya.

“Saat ini, saya menawarkan ecobrick kepada siapa saja yang membutuhkan, baik untuk keperluan kerajinan sekolah atau lainnya. Ada juga platform khusus yang menampung ecobrick dan memprosesnya dengan lebih higienis. Bahkan, ada yang menawarkan ecobrick yang bisa ditukar dengan bitcoin,” jelas Seby.

Seby berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya memanfaatkan limbah plastik, karena dampaknya sangat besar bagi masa depan.

Saat ini, Seby memproduksi ecobrick di Jalan Wahid Hasyim, Pagedangan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Karyanya dapat dilihat di Instagram @yunus_a_ijaz. Untuk sementara, ecobrick dijual kepada murid sekolah yang memerlukan untuk tugas sekolah. “Selanjutnya, saya berencana untuk memberdayakan lebih banyak orang setelah benar-benar menguasai proses pembuatan, pemasaran, dan lainnya,” tutupnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 173 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tiga Cahaya Utama Hadir dalam Expo Haji & Umroh 2026 di MOG

22 Mei 2026 - 17:34 WIB

Mahyaa Tour & Travel Ramaikan Expo Haji & Umroh 2026 MOG Malang, Tebar Diskon hingga Rp2 Juta

22 Mei 2026 - 16:42 WIB

Bapenda Kabupaten Malang Perkuat Literasi Digital, Dorong Layanan Pajak Lebih Cepat dan Transparan

22 Mei 2026 - 13:10 WIB

Umrah Mulai Rp25 Jutaan, Alia Tour Gebrak Promo Spesial Milad dengan Layanan Terjamin

22 Mei 2026 - 13:05 WIB

Promo Milad Ar-Raihan Travelindo di MOG Malang, Umroh 12 Hari Mulai Rp31,9 Juta dan Gratis City Tour Thaif

22 Mei 2026 - 12:05 WIB

Umrah Lebih Hemat dan Nyaman! Mozaik Travel Hadirkan Promo Gratis Paspor dan Vaksin

22 Mei 2026 - 11:05 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !