BACAMALANG.COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Kota Malang dan bertemu langsung dengan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Senin (18/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi pertemuan perdana sekaligus momentum mempererat hubungan antara jajaran Pemasyarakatan dengan Pemerintah Kota Malang dalam mendukung berbagai program pembinaan bagi warga binaan. Kedatangan Kalapas Malang disambut hangat oleh Wali Kota Malang di ruang kerjanya dalam suasana penuh keakraban.
Dalam pertemuan itu, Christo menegaskan pentingnya menjaga sinergi lintas instansi guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Selain sebagai ajang perkenalan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Pada kesempatan tersebut, Kalapas Malang berharap Pemerintah Kota Malang dapat turut mendukung implementasi 15 Program Aksi Strategis Kemenimipas, khususnya di sektor pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.
Christo menjelaskan, program pendidikan kesetaraan selama ini telah berjalan di Lapas Kelas I Malang. Namun, pihaknya masih membutuhkan pendampingan dari dinas terkait agar kualitas pembinaan dapat semakin optimal.
Menurutnya, pendidikan merupakan hak penting bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
“Kami berharap adanya dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Kota Malang agar program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan dapat berjalan lebih maksimal, sehingga hak pendidikan mereka benar-benar terpenuhi dengan baik,” ujar Christo Victor.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan di lingkungan Pemasyarakatan.
Selain membahas sektor pembinaan, Kalapas Malang turut menyampaikan progres kerja sama dengan dinas teknis Pemerintah Kota Malang terkait penyusunan dokumen aset bangunan guna mendukung tertib administrasi Barang Milik Negara (BMN) di Lapas Kelas I Malang.
Percepatan penataan administrasi dan pencatatan aset bangunan saat ini tengah digencarkan. Namun, pelaksanaannya membutuhkan dukungan lintas sektor agar berjalan optimal.
Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh rencana pengusulan bangunan Lapas Kelas I Malang sebagai bangunan cagar budaya mengingat nilai historisnya sebagai peninggalan masa kolonial.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut baik berbagai program yang disampaikan dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Malang untuk mendukung serta mengawal pelaksanaan program-program tersebut.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara Lapas Kelas I Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam mendukung pembinaan warga binaan serta penguatan tata kelola Pemasyarakatan yang semakin baik.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga




















































