Analisis Hubungan Industrial Ketenagakerjaan Usaha Pabrik Kerupuk Ikan LJ Dua Bersaudara

Irgi Pratama, Mahasiswa Sosiologi FISIP UMM. (ist)


Oleh: Irgi Pratama, Mahasiswa Sosiologi FISIP UMM

Peraturan ketenagakerjaan tentang jam kerja karyawan telah diatur dalam UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan juga PP No.35 Tahun 2021 yang merupakan bagian dari keduanya sama-sama menetapkan dua jenis aturan jam kerja karyawan sesuai depnaker yang bisa digunakan oleh perusahaan di antaranya: – 7 jam dalam sehari atau 40 jam dalam satu minggu untuk 6 hari kerja dengan 1 hari istirahat dalam 1 minggu. – 8 jam dalam sehari atau 40 jam dalam satu minggu untuk 5 hari kerja dengan 2 hari istirahat dalam 1 minggu. – Tentu peraturan ketenagakerjaan tentang jam kerja ini diatur sesuai dengan kebutuhan atau industri dari perusahaan Anda sendiri.

Bahkan pada Pasal 21 ayat (3) pada PP No.35/2021 atau Pasal 77 ayat (3) UU No.13/2013 jam kerja tersebut  bisa saja tidak berlaku bagi sektor-sektor usaha tertentu. Sektor-sektor usaha tertentu yang dimaksud bisa memiliki waktu kerja kurang atau lebih dari aturan kerja karyawan yang telah disebutkan sebelumnya. Sektor usaha waktu kerja lebih dari ketentuan misalnya usaha yang membutuhkan jam operasional 24 jam atau secara terus-menerus.

Bukan hanya itu, PP No.35/2021 juga mengatur sektor usaha yang memiliki waktu kerja karyawan kurang dari ketentuan yang memiliki karakteristik sebagai berikut: Pekerjaan dapat dilakukan kurang dari 7 jam sehari dan kurang dari 35 jam dalam seminggu Waktu kerja fleksibel atau flexi work Pekerjaan yang dapat dilakukan di luar lokasi kerja Dengan kata lain, aturan jam kerja karyawan sesuai depnaker yang disebutkan sebelumnya hanya sebagai perhitungan dasar dan sifatnya tidak baku. Semua kembali pada perjanjian dalam kontrak kerja yang disepakati oleh karyawan Anda dan perusahaan. Sehingga dalam hal ini Undang-Undang juga memberi keleluasaan baik bagi karyawan maupun perusahaan untuk saling menyepakati jam kerja yang berlaku.

Kerupuk Ikan LJ Dua Bersaudara merupakan usaha perseorangan yang
memproduksi kerupuk ikan mulai dari bahan mentah menjadi bahan jadi.
Perusahaan kerupuk ikan ini berlokasi di JL. Terong Dalam, Bumiayu, Kec. Kedungkandang, Kota Malang  yang mana  pabrik dari perushaan ini menjadi satu dengan rumah sang pemilik hanya saja tempat pabriknya berada di bagian belakang rumah. Perusahaan ini  mulai berdiri pada tahun 1995 sampai kini dilanjutkan dengan generasi kedua yang merupakan anak dari pembangun perusahan tersebut. Perusahaan ini memiliki 50 buruh atau pekerja yang terdiri dari 25 wanita dan 25 pria, kegiatan produksi pada perusahaan ini dibagi menjadi beberapa kelompok yang setiap kelompok berisikan 4 – 5 orang yaitu mulai dari kelompok mencampurkan bahan-bahan mentah, mencetak adonan, menjemur adonan, menggoreng, dan terakhir packaging.

Jam kerja yang di terapkan oleh pabrik Kerupuk Ikan LJ Dua Bersaudara Bumiayu yang bernama indra wijaya ini yang berada di Kec Kedungkandang, Kota Malang  yang dilakukan oleh pemilik pabrik dan perwakilan buruh perempuan di pabrik Kerupuk Ikan LJ Dua Bersaudara Bumiayu, Kec Kedungkandang, Kota Malang mengatakan terkait jam kerja yang ada di pabriknya ini.

Jam Kerja merupakan hal yang berkaitan erat antara karyawan dengan perusahaan dan pekerjaan mereka, lamanya waktu kerja karyawan biasanya telah disepakati saat awal melakukan kontrak kerja dengan perusahaan, analisa jam kerja adalah proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang digunakan atau dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu . seperti jam kerja di pabrik kerupuk ikan Lj dua bersaudara ini jam kerja di pabrik ini mulai dari pukul 07:00 pagi sampai pukul 16:00 sore jam kerja di pabrik ikan Lj dua bersaudara ini dari jam 07:00 para karyawan langsung bekerja sesuai bidangnya ada yang menjadi penggorengan, pembungkusan, pembuatan adonan dan ada juga menjadi pengantar kerupuk yang yang telah siap untuk di jual ke pasar maupun ke toko-toko perumahan atau pun toko-toko pinggir jalan yang telah langganan, setelah semua dilakukan waktu telah menunjukan pukul 12:00 semua karyawan di istirahatkan sampai pukul 13:00 biasanya kayrawan ketika jam istirahat di gunakan untuk pulang dan mentiapkan makan siang untuk keluarga dan menyempatkan makan siang bersama keluarga setelah makan siang selesai bersama keluarga para karyawan akan bersiap untuk kembali bekerja karna jam istirahat kerja hanya sebentar setelah sampai ke pabrik para karyawan langsung melanjutkan pekerjaannya masih-masih sesuai bidangnya sampai waktu jam kerja berakhir pada pukul 16:00 sore.

Teori yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu teori yang dikemukakan oleh salah satu tokoh sosiologi moderen emile durkheim pembagian jam kerja adalah bahwa masyarakat modern tidak diikat oleh kesamaan antara orang-orang yang melakukan pekerjaan yang sama, akan tetapi pembagian kerjalah yang mengikat masyarakat dengan memaksa mereka agar tergantung satu sama lain. Email Durkheim berpendapat, “fungsi ekonomis yang dimainkan oleh pembagian jam kerja ini menjadi tidak penting dibandingkan dengan efek moralitas yang dihasilkannya Maka, fungsi sesungguhnya dari pembagian kerja adalah untuk menciptakan solidaritas antara dua orang atau lebih Karena adanya pola pembagian kerja, maka terjadilah perubahan struktur masyarakat dan Email Durkheim membaginya menjadi solidaritas mekanis dan solidaritas organis. Masyarakat yang ditandai oleh solidaritas mekanis menjadi satu dan padu karena suluruh orang adalah generalis. Ikatan dalam masyarakat seperti ini terjadi karena mereka terlibat dalam aktivitas yang sama dan memiliki tanggung jawab yang sama.