Malang Super Fight #27 Kembali Naik Ring, Bidik Talenta Muda dan Hidupkan Barometer Tinju Nasional - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EVENT & ACARA · 27 Sep 2026 21:47 WIB ·

Malang Super Fight #27 Kembali Naik Ring, Bidik Talenta Muda dan Hidupkan Barometer Tinju Nasional


 Wyona Anyaci Yefriadi, fighter woman Muaythai yang masih duduk di bangku SMA sekaligus atlet Porprov Kota Malang saat beraksi dalam demo di sela konferensi pers Malang Super Fight #27 tahun 2026 di kafe CR Senaputra, Minggu (27/9/2026). (Nedi Putra AW) Perbesar

Wyona Anyaci Yefriadi, fighter woman Muaythai yang masih duduk di bangku SMA sekaligus atlet Porprov Kota Malang saat beraksi dalam demo di sela konferensi pers Malang Super Fight #27 tahun 2026 di kafe CR Senaputra, Minggu (27/9/2026). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Setelah vakum sejak 2019 akibat pandemi COVID-19, ajang tinju legendaris Malang Super Fight (MSF) dipastikan kembali naik ring pada November 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-27, MSF hadir melalui kolaborasi Komisi Tinju Indonesia (KTI) Malang Raya dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang.

Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang menghadirkan Ketua KTI Malang Raya Ade Herawanto dan Ketua Pertina Kota Malang sekaligus anggota DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqien atau Sam Anas. Agenda tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang serta sejumlah insan tinju senior di kafe CR Senaputra, Minggu (27/9/2026).

MSF #27 tidak hanya diproyeksikan sebagai arena perebutan prestasi, tetapi juga dikemas sebagai pesta olahraga rakyat yang mempertemukan olahraga, hiburan, dan pembinaan atlet muda.

Ketua Pertina Kota Malang Sam Anas mengatakan, kembalinya MSF menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi tinju Kota Malang sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu barometer tinju nasional.

“Kita ingin mengembalikan Kota Malang sebagai barometer tinju nasional. Selain melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk tingkat nasional maupun internasional, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi positif bagi generasi muda agar energi mereka tersalurkan ke jalur prestasi ketimbang terlibat tawuran di jalanan,” ujar Sam Anas.

Ketua KTI Malang Raya Ade Herawanto (tiga dari kiri), dan Ketua Pertina Kota Malang sekaligus anggota DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqien atau Sam Anas (empat dari kiri), dan perwakilan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang serta sejumlah insan tinju senior saat konfres Malang Super Fight #27 di kafe CR Senaputra, Minggu (27/9/2026). (Nedi Putra AW)

Tradisi tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari kekhasan olahraga masyarakat Malang yang dikenal melalui istilah 5B, yakni balbalan, benbenan, balapan, bantengan, dan bogeman atau tinju.

Sementara Ketua KTI Malang Raya Ade Herawanto mengatakan MSF #27 akan hadir dengan konsep yang lebih segar melalui pendekatan sportainment, yakni memadukan olahraga dengan hiburan.

Selain pertandingan tinju amatir dan profesional, rangkaian acara juga akan diisi konser musik dan kompetisi tari.

“Di event ini, selain pertandingan tinju amatir dan profesional, juga ada konser musik dan dance competition. Ini kolaborasi olahraga keras dan hiburan kreatif,” jelas Ade.

Konsep tersebut juga diperluas dengan menggandeng komunitas combat sport modern melalui kolaborasi bersama Fight For Glory. Salah satu cabang yang diakomodasi adalah kickboxing, yang sekaligus menjadi bagian dari persiapan atlet menuju Porprov 2027.

Panitia berharap kemasan tersebut dapat menarik minat generasi muda secara lebih luas. MSF #27 juga diarahkan untuk mendukung program pembangunan daerah “Ngalam Tahes” serta masuk dalam kalender Malang 1000 Event.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Malang, Malang Super Fight #27 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 14–15 November 2026.

Penyelenggara memilih waktu yang berdekatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan semangat sportivitas, disiplin, dan prestasi kepada generasi muda.

Tidak berhenti pada penyelenggaraan event, Pertina dan KTI Malang Raya juga menyiapkan langkah pembinaan jangka panjang dengan memperbanyak fasilitas ring tinju berbasis sosial di tengah masyarakat. Fasilitas tersebut direncanakan hadir di berbagai ruang publik, mulai dari kawasan bawah flyover hingga lingkungan perkampungan. Tujuannya, menjaring dan mendekatkan akses pembinaan kepada talenta-talenta muda secara lebih merata.

Coach Muhammad Rudy Kurniawan dari Fight For Glory bersama petinju muda berbakat, Geovani Bintang Saragih. (Nedi Putra AW)

Semangat pembinaan tersebut turut terlihat dalam rangkaian pengenalan MSF #27 melalui demo pertandingan eksibisi yang menampilkan Coach Muhammad Rudy Kurniawan dari Fight For Glory bersama petinju muda berbakat, Geovani Bintang Saragih.

Geovani dijadwalkan menghadapi petinju dari Perancis dalam salah satu agenda yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Sementara itu, perhatian juga tertuju pada Wyona Anyaci Yefriadi, fighter woman Muaythai yang masih duduk di bangku SMA sekaligus atlet Porprov Kota Malang.

Wyona sebelumnya sukses menyumbangkan medali perak bagi Kota Malang pada ajang Porprov 2025. Selain itu, rangkaian demonstrasi juga menampilkan atlet dari Yonbekang.

Kehadiran para talenta muda tersebut menjadi bagian dari gambaran regenerasi olahraga bela diri di Malang. Melalui MSF #27, KTI dan Pertina berharap tradisi olahraga tinju kembali tumbuh di tengah masyarakat sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi atlet muda untuk berkembang menuju level nasional dan internasional.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ngalam Hebak Digelorakan, Osob Kiwalan Didorong Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman

27 September 2026 - 22:26 WIB

PERKI Cabang Malang Gelar Peringatan World Heart Day 2026, Hadirkan Edukasi Kesehatan, Skrining, hingga Peluncuran Ambulans Pertama di Indonesia untuk Perkuat Respons Kegawatdaruratan Jantung

27 September 2026 - 15:00 WIB

Dari Masjid UBeKa untuk Sesama, Ratusan Porsi Makanan Gratis Dibagikan

27 September 2026 - 07:10 WIB

Dari Foto Pasar Gadang, Wali Kota Malang Bicara tentang Perubahan Kota dan Cerita di Balik Sebuah Karya

26 September 2026 - 20:53 WIB

Polda Jatim Kunjungi Korban Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Pastikan Pendampingan dan Proses Hukum

26 September 2026 - 18:24 WIB

BAZNAS-BPBD Kirim 5.000 Liter Air Bersih, Warga Arjosari Kalipare Terbantu Hadapi Kekeringan

26 September 2026 - 16:35 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !