BACAMALANG.COM – Warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dibuat gempar oleh ledakan mercon yang menewaskan seorang penjual nasi goreng keliling, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui bernama Cak Bini, penjual nasi goreng keliling yang sehari-hari berjualan di kawasan tersebut. Peristiwa tragis itu terjadi di Gang Dhoho, tepat di depan lapak bakso milik Cak Black, di selatan musala Jalan Dhoho.
Ledakan keras membuat suasana kampung yang biasanya ramai mendadak mencekam. Rumah korban berada di pojok gang lokasi kejadian. Warga yang panik langsung berhamburan setelah mendengar suara ledakan yang disebut terdengar hingga wilayah Mangir.
Berdasarkan informasi warga, tubuh korban mengalami luka bakar parah hingga pakaian yang dikenakan hangus terbakar.
“Korban meninggal dan sehari-harinya berjualan nasi goreng keliling,” ujar Huda, warga Kepanjen, kepada Bacamalang, Sabtu (23/5/2026).
Kabar meninggalnya korban pertama kali menyebar melalui grup WhatsApp warga RT 21.
“Korban meninggal dunia barusan,” tulis Wandi dalam pesan grup pada pukul 13.21 WIB.
Ucapan belasungkawa pun langsung mengalir dari warga lainnya.
“Innalilahi wainnailaihi rojiun sonten niki pakwoh,” tulis Agus pada pukul 13.23 WIB.
“Innalillahiwainallilahi roji’un, semoga khusnul khotimah,” tulis De Rom pada pukul 13.24 WIB.
Informasi serupa juga ramai diperbincangkan di grup Facebook Arek Kepanjen.
“Korban meninggal,” tulis Hanifah saat membalas pertanyaan netizen terkait kondisi terakhir korban.
Jenazah korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi pasti maupun penyebab ledakan mercon tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menyalakan petasan atau mercon karena berisiko tinggi dan dapat menimbulkan korban jiwa.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga




















































