Sempat Viral di Medsos, Kurang 24 Jam Pelaku Curat di Pagelaran Dibekuk Polisi

Pelaku Curat, G (61) diamankan polisi. (ist)

BACAMALANG.COM – Setelah sempat viral di medsos, kurang dari 24 jam, Polres Malang berhasil mengamankan G (61), warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, pelaku curat, Rabu (3/8/2022).

“Kami mengamankan pelaku berinisial G (61), seorang laki-laki yang bekerja sebagai buruh tani, asal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang terduga pelaku curat di Pagelaran,” tegas Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.

Dikatakannya lokasi TKP curat bertempat di Perkebunan Jagung, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, dan kejadiannya pada hari Selasa, 2 Agustus 2022 sekira pukul 13.00 WIB.

Untuk diketahui, kasus ini sempat viral di grup medsos FB yakni tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap seorang kakek penjual Tompo. “Kini pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Malang Rabu (3/8/2022),” paparnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi menyebut, identitas korban bernama Lasiran, laki-laki berumur 60 tahun, beralamat di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, yang sehari-hari bekerja sebagai penjual Tompo (tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu).

Awal mula penangkapan ketika Anggota Satreskrim Polres Malang bersama Unit Reskrim Polsek Kepanjen melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap korban.

“Mendapat laporan masyarakat, dengan sigap kami mendatangi korban dan mencari saksi untuk dimintai keterangan,” terang Donny.

Korban menerangkan, awal mula kejadian saat ia membawa barang dagangannya melintasi Jalan Raya Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. pada saat itu pula pelaku mendatangi korban dengan dalih memborong dagangannya.

Alih-alih membeli, pelaku mengajak korban dengan memboncengnya menggunakan sepeda motor milik pelaku menuju daerah perkebunan jagung yang ia anggap sepi.

“Selanjutnya pelaku memukuli korban hingga pingsan, kemudian mengambil uang milik Lasiran dengan jumlah belasan juta,” urainya.

Berdasar pemeriksaan, pelaku mengaku, dengan membawa ke tempat sepi ia dengan mudah untuk melancarkan aksinya. “Saya memukuli korban hingga tak sadarkan diri menggunakan tangan dan helm, kemudian mengambil uang miliknya,” tukas pelaku G.

Diketahui G (61) merupakan residivis yang pernah dipenjara sebanyak 3 kali dengan kasus yang sama. “Atas perbuatannya, kini Pelaku dijerat Pasal 365 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (*/had)