Tak Peduli Covid-19, Proyek Hotel Grand Kanjuruhan Tetap Jalan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 15 Apr 2020 14:50 WIB ·

Tak Peduli Covid-19, Proyek Hotel Grand Kanjuruhan Tetap Jalan


 Tak Peduli Covid-19, Proyek Hotel Grand Kanjuruhan Tetap Jalan Perbesar

BACAMALANG.COM – Seoalah tidak mempedulikan pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19, pembagunan hotel bintang lima Grand Kanjuruhan Resort Hotel & Convention Hall di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, tetap berjalan.

Hari ini, pembangunan Grand Kanjuruhan ditandai dengan pengecoran ground breaking oleh Bupati Malang, HM Sanusi.

“Ini sudah direncanakan sejak lama. Ini bisa berjalan terus karena para pekerjanya ada di sekitar sini. Ketika ada corona, protokol corona harus tetap dijalankan,” ujar Sanusi, Rabu (15/4/2020).

Dikonfirmasi terpisah, owner Grand Kanjuruhan, Budiono menyatakan bahwa selama di Malang Raya belum diterapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, pihaknya bakal terus menjalankan proyek pembangunan hotel tersebut.

“Mohon petunjuk saja, kalau disuruh berhenti ya berhenti. Tergantung suasana, kalau PSBB mungkin kita stop, terpaksa kita stop. Selama PSBB belum diterapkan di Malang Raya, mungkin saya masih lanjut dulu,” kata Budiono.

Proyek pembangunan Hotel Grand Kanjuruhan telah berjalan (Dhimas)

Menurut Budiono, selama proyek pembangunan hotel ini berjalan, pihaknya sudah menerapkan protokol dan memberi jaminan kesehatan terhadap para pekerja.

“Kita ketat semua disini, jaga jarak semuanya tidak boleh berdekatan, thermo gun juga ada, ada tempat disinfektan, masker, itu wajib semua. Semua ada, supaya pekerja juga nyaman. (Jaminan) kesehatan ada nanti, BPJS, mungkin mulai minggu depan sudah ada semua. (Kalau dihentikan) kasihan mereka, mereka kerja harian, kerja hari ini, makan untuk hari ini, itu dilema buat kita semua seluruh Indonesia,” jelasnya.

Anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan hotel bintang lima itu sendiri tidak sedikit. Budiono menyebutkan, pembagunan Grand Kanjuruhan itu menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp 100 miliar.

“Kurang lebih 100 miliar. Ada 200 kamar, kolam renang, 6 convention hall, dan restoran. (Target selesai) 6 bulan,” tukasnya. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Belakang Ruko Mungil Lawang

15 Mei 2026 - 21:48 WIB

Residivis Curas Penusukan Satpam di Cemorokandang Ditangkap, Terancam Pasal Berlapis

15 Mei 2026 - 20:25 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta oleh Pengusaha Koperasi di Malang Naik Penyidikan Setelah Hampir 2 Tahun

15 Mei 2026 - 19:52 WIB

Rayakan Anniversary Pertama, Ah Pek Kopitiam Malang Ajak Warga Malang Hidup Sehat Lewat Fun Run dan Program “Ah Pek Strava Check Point”

15 Mei 2026 - 10:30 WIB

Vario 125 Raib Saat Diparkir di Sukun, Pemilik Alami Kerugian Rp15 Juta

15 Mei 2026 - 09:12 WIB

Digerebek di Dampit, Dua Pengedar Sabu Malang Selatan Dibekuk Polisi

15 Mei 2026 - 06:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !