BACAMALANG.COM – Menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang tangguh dan siap siaga. Melalui edukasi kebencanaan, siswa diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan dasar penyelamatan, serta kemampuan mengenali potensi bencana di lingkungan sekitar.
Tingginya potensi bencana di wilayah Kabupaten Malang menjadi latar belakang pentingnya kegiatan edukasi sejak dini tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi MI Sunan Gunung Jati, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Rabu (20/5/2026). Sebanyak 70 peserta didik hadir untuk belajar bersama mengenai kebencanaan.
Dalam kegiatan bertema Mitigasi Bencana itu, para siswa diajak mengenali berbagai potensi bencana alam di sekitar mereka serta cara menghadapinya melalui metode pembelajaran yang seru dan menyenangkan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan sejumlah peralatan penyelamatan yang biasa digunakan tim BPBD.
“Menanamkan budaya sadar bencana sejak dini adalah investasi penting demi mewujudkan generasi masa depan yang tangguh dan siap siaga,” tegas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si.
Melihat antusiasme para siswa, BPBD Kabupaten Malang optimistis kesadaran mitigasi bencana dapat tumbuh sejak usia dini. Langkah kecil tersebut diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan Kabupaten Malang yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana di masa depan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































