KEK Singhasari, Bea Cukai Jatim II Siap Kawal Akselerasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Feb 2021 10:34 WIB ·

KEK Singhasari, Bea Cukai Jatim II Siap Kawal Akselerasi


 KEK Singhasari, Bea Cukai Jatim II Siap Kawal Akselerasi Perbesar

BACAMALANG.COM – Bea Cukai Jatim II siap mengawal akselerasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di Kabupaten Malang, utamanya dari sisi regulasi terhadap hasil produksinya yang berupa barang tak benda (intangible goods).

“Memang karena ini merupakan produk digitial, tentu saja perlu ada pengaturan khusus mengenai impor dan ekspor produk digital ini. Termasuk instrument dari Bea Masuk itu sendiri. Meskipun memang, untuk KEK tetap akan mendapatkan beberapa fasilitas pembebasan Bea Masuk,” terang Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi yang turut hadir dalam kegiatan FGD KEK Singhasari, Ambang Priyonggo, Rabu (10/02/2021).

FGD KEK Singhasari yang digelar semi virtual ini, Kakanwil BC Jatim II, Oentarto Wibowo juga mengungkapkan, pihaknya akan mendukung penuh dalam pembangunan KEK Singhasari ini.

“Dalam kesempatan ini saya persilakan kepada Pak David untuk dapat berbagi kepada kami, apa saja yang dibutuhkan, apa saja yang menjadi kendala bagi teman-teman dari sisi regulasi. Mumpung kami hadirkan juga rekan-rekan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Pajak, dan juga dari Bea Cukai sendiri,” tuturnya.

Pengelola KEK Singhasari, David Santoso mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi bantuan dari Bea Cukai Jatim II dalam pengembangan KEK Singhasari ini.

“Terima kasih atas dukungannya. Kami merasa difasilitasi, diladeni, diopeni (red: dirawat) dengan baik, mengingat memang KEK kami ini perlu perhatian khusus karena merupakan KEK pertama di bidang pengembangan teknologi. Dan ini merupakan suatu kehormatan bagi saya. Kami mohon dukungannya supaya KEK Singhasari ini punya racikan yang pas terkait regulasinya. Sehingga pelaku usaha tetap bisa produksi sekaligus bisa menjadi potensi penerimaan di masa mendatang,” ujarnya.

Selanjutnya, dia menandaskan, banyak kendala yang dihadapi para pelaku usaha di KEK Singhasari utamanya dari sisi kepemilikan Hak Cipta, mengingat hasil produksi yang dihasilkan kebanyakan berupa produk digital seperti animasi dan film.

“Kesulitan kami di awal-awal adalah mudahnya para pembajak mengcopy karya kami ini. Dan jelas kami tidak dapat apa-apa untuk itu. Untuk itu kami mohon bantuan untuk dapat membantu kami dari sisi kepemilikan Hak Cipta. Jadi ketika orang melihat judul, karakter bahkan komposisi warna seperti ini, elemen seperti ini, masyarakat sudah tau ini milik studio A,” tandasnya.(ned/zuk)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Diduga Ucapan Rasis Oknum Panitera Picu Ketegangan saat Eksekusi Ruko di Sengkaling

22 April 2026 - 17:46 WIB

Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Malang Dorong Peran Strategis Perempuan Lewat Talkshow

22 April 2026 - 16:42 WIB

Banjir Rendam Gang Mirej Madyopuro, Wali Kota Malang Siapkan Solusi Darurat hingga Jangka Panjang

22 April 2026 - 15:59 WIB

Warga Candirenggo Kompak Gagalkan Transaksi Narkoba, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

22 April 2026 - 13:35 WIB

Aksi Maling Perempuan di Pakis Terekam CCTV, Gondol Produk Frozen Saat Toko Ramai

22 April 2026 - 06:00 WIB

DPUPRPKP Malang Edukasi PBG-SLF dan Pengelolaan Limbah untuk Dapur SPPG

22 April 2026 - 05:56 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !