Koperasi SBW Malang Jadi Rujukan Internasional, ANGKASA Selangor Pelajari Sistem Tanggung Renteng - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 2 Jun 2026 22:24 WIB ·

Koperasi SBW Malang Jadi Rujukan Internasional, ANGKASA Selangor Pelajari Sistem Tanggung Renteng


 Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP. saat memberikan penjelasan. (ist) Perbesar

Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP. saat memberikan penjelasan. (ist)

BACAMALANG.COM – Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang menerima kunjungan strategis dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia (ANGKASA) Wilayah Selangor, Selasa (2/6). Rombongan yang berjumlah 23 orang tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Haji Datuk Mansyur bin Ahmad, didampingi Datuk Alias dan Syahrudin dari Koperasi Pusat ANGKASA.

Kunjungan ini bertujuan mempelajari secara langsung implementasi Sistem Tanggung Renteng yang menjadi fondasi pengelolaan Koperasi SBW. Model tata kelola tersebut dinilai berhasil dan inspiratif untuk pengembangan koperasi wanita di Selangor, Malaysia.

Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil diskusi, sistem serupa sebenarnya telah mulai diterapkan di Sabah, namun belum berkembang di Selangor.

“Karena itu, kami memandang perlu menjalin hubungan yang lebih erat antara gerakan koperasi di Jawa Timur dengan rekan-rekan koperasi di Malaysia untuk saling belajar. Pihak ANGKASA sangat mengapresiasi tata kelola SBW, dan kami juga diundang untuk berkunjung ke Selangor guna memperluas jejaring koperasi antarnegara,” ujar Sri Untari.

Kunjungan internasional tersebut turut dihadiri Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Slamet Sutanto, serta perwakilan Pusat Koperasi Wanita (Puskowan) Jati, Isminarti, bersama jajaran pengurus Perwirani.

Dalam sambutannya, Slamet Sutanto menegaskan komitmen Dekopinwil Jatim untuk memperluas jejaring gerakan koperasi hingga ke tingkat internasional. Ke depan, pihaknya berencana mengajak koperasi-koperasi lain di bawah naungannya melakukan kunjungan balasan ke Malaysia.

“Langkah ini dapat diintegrasikan melalui program Misi Dagang Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun skema kolaborasi lainnya untuk memperkuat kelembagaan dan perlindungan gerakan koperasi,” tegasnya.

Sementara itu, Isminarti menyampaikan bahwa saat ini terdapat 39 koperasi yang tergabung dalam Puskowan Jati. Dari jumlah tersebut, 13 koperasi tercatat sangat aktif dan berkembang dengan baik, termasuk SBW yang kini menjadi rujukan pembelajaran hingga tingkat internasional.

Ketua rombongan ANGKASA Selangor, Datuk Mansyur, menyampaikan salam hormat dari Presiden ANGKASA yang juga menjabat Presiden ASEAN Co-operative Organization (ACO). Menurutnya, kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan pengurus SBW ke Malaysia beberapa bulan lalu.

Kerja sama yang terjalin tidak hanya menyentuh sektor perkoperasian, tetapi juga pendidikan tinggi. Salah satu anggota rombongan, Prof. Nur yang merupakan istri Datuk Mansyur, selama ini aktif menjalin komunikasi dengan Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Karena itu, jajaran akademisi Unmer turut hadir menyambut rombongan.

Delegasi Unmer dipimpin Direktur Pascasarjana Unmer, Prof. Dr. Grahita Chandrarin, M.Si., Ak., CA., didampingi Prof. Dr. Sunardi, S.E., Kp., beserta staf akademik lainnya. Kehadiran kalangan akademisi diharapkan dapat memperkuat program pengabdian masyarakat, khususnya dalam pengembangan manajemen perkoperasian.

Tinjau Unit Usaha dan Layanan

Usai prosesi penyambutan, rombongan ANGKASA diajak meninjau berbagai fasilitas dan unit usaha yang dikelola SBW. Kunjungan diawali di SBW Mart untuk melihat tata letak toko, manajemen logistik, serta ragam produk yang dipasarkan.

“Pihak ANGKASA memuji penataan layout dan kelengkapan produk kami. Mereka bahkan menyarankan agar produk-produk karya anggota SBW segera memiliki branding resmi berlabel SBW. Ide tersebut sangat baik dan memang sudah masuk dalam rencana pengembangan kami,” ungkap Sri Untari.

Rombongan kemudian mengunjungi ruang pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menampilkan berbagai produk kerajinan dan olahan kreatif hasil karya anggota SBW. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan layanan simpan pinjam di lantai dua serta fasilitas ruang pertemuan di lantai tiga Gedung SBW.

Pihak ANGKASA mengaku terkesan dengan skala operasional, profesionalisme pelayanan, serta sistem pengelolaan yang diterapkan Koperasi Setia Budi Wanita Malang. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama dan pertukaran pengetahuan antar-gerakan koperasi Indonesia dan Malaysia.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Panjang Dongkrak Wisata Batu, Selecta Diserbu 5.700 Pengunjung Sehari dan Okupansi Hotel Tembus 80 Persen

2 Juni 2026 - 19:32 WIB

BRI Region 13 Malang Catat Transaksi QRIS Tembus Rp2,05 Triliun, Pengguna BRImo Capai 3,3 Juta

31 Mei 2026 - 20:42 WIB

Buruh Rokok Malang di Persimpangan: Tertekan Cukai dan Rokok Ilegal, Bisakah Ekspor Jadi Penyelamat?

31 Mei 2026 - 09:17 WIB

BRI Region 13 Malang Perkuat Pertanian Modern Desa Genengan, KUR Pertanian Tembus Rp1,6 Triliun

30 Mei 2026 - 20:38 WIB

BRI Region 13 Malang Salurkan Bantuan CSR untuk Pengembangan Usaha KUBE Garda Pandawa di Kabupaten Malang

29 Mei 2026 - 14:49 WIB

Sektor Rumah Tangga Masih Dominasi Penyaluran Kredit di Wilayah Kerja OJK Malang

26 Mei 2026 - 20:57 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !