Nilai Religius dan Sosial Dalam Kurban - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Jul 2022 15:39 WIB ·

Nilai Religius dan Sosial Dalam Kurban


 Nilai Religius dan Sosial Dalam Kurban Perbesar

BACAMALANG.COM – Kurban tidak hanya memiliki nilai religiusitas saja, tapi juga makna sosial yang dalam. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Prof. Dr. Syamsul Anwar, M.A. dalam khutbah Idul Adha di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (9/7/2022).

Syamsul mengatakan, umat muslim tidak boleh menganggapnya sebagai ritual ibadah semata.

“Lebih dari itu, korban juga bertujuan untuk memperkokoh iman dan memantapkan integrasi spiritual dan moral,” ujarnya.

Syamsul menguraikan, ada pula tujuan sosial dari kurban, yakni menumbuhkan cinta solidaritas dan penerimaan terhadap orang lain.

“Bagaimana umat muslim mau mengorbankan diri sendiri untuk kemaslahatan bersama. Rasulullah pernah bersabda bawah tidak sempurna keimanan seseorang sebelum ia mencintai orang lain seperti ia mencintai dirinya sendiri. Kalau kita lihat, perintah pelaksanaan kurban di surat Alkautsar juga disandingkan dengan kata salat. Berarti, ritual ibadah saja masih belum cukup. Perlu adanya kebijakan keterlibatan sosial di masyarakat,” paparnya.

Terkait perbedaan pelaksanaan Idul Adha kali ini, Syamsul melanjutkan,  meski peradaban Islam sudah berumur hampir 1.500 tahun, namun belum ada sistem penanggalan yang satu. Hal ini tidak jarang mengakibatkan perbedaan tanggal untuk beribadah. Seperti awal puasa, waktu salat Idul Fitri hingga Idul Adha.

“Hal ini terjadi bukan hanya karena perbedaan pendapat fiqh saja. Sebagian menganut rukyah, sebagian lainnya menganut hisab. Lebih jauh juga terjadi karena faktor alam itu sendiri seperti letak geografis. Semakin ke timur, semakin kecil kemungkinan rukyah. Sebaliknya, semakin ke barat semakin besar pula peluang untuk rukyah,” terangnya.

Menurutnya, secara teknis sistem penanggalan bukan tidak bisa disatukan. Namun ada perbedaan lain yakni terkait pandangan persatuan tanggal. Ada yang menekankan persatuan secara lokal, adapula yang menekankan persatuan penanggalan secara global.

Syamsul menegaskan,  penyatuan ini memang membutuhkan waktu perenungan yang tidak singkat.

“Maka masyarakat harus bijak menanggapinya dengan baik. Tidak ada pilihan lain selain meingkatkan toleransi antar umat beragama,” tuturnya.

Di sisi lain, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menyampaikan, bahwa Idul Adha akan terus datang setiap tahun dan tak akan berubah.

“Yang dituntut untuk berubah adalah umat muslim. Salah satunya dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Menurut Fauzan, hal itu akan membuat hidup dan keimanan seorang muslim bisa lebih dinamis. Tidak terjebak di wilayah statis.

“Mari kita petik banyak pelajaran dari kisah Ibrahim dan Ismail. Yakni tentang pengorbananan yang tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja. Tapi juga untuk kepentingan agama, nusa, dan bangsa,” tutupnya. (ned/lis)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Respons Arus Digitalisasi dan AI, UMM Cetak Puluhan Trainer Pembelajaran Transformatif

10 Juni 2026 - 21:20 WIB

DPRD Kabupaten Malang Support Penuh Kejuaraan Sepak Bola Banjarejo Cup U-45

10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Bansos KKS Disalurkan di Pakisaji, Camat Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Kurang Mampu

10 Juni 2026 - 17:52 WIB

Aroma Menyengat dari Saluran Got Resahkan Warga Tlekung, Pengelolaan Limbah Disorot

10 Juni 2026 - 17:29 WIB

Tinta Pencetak e-KTP Habis Gegara Efesiensi, Anggota DPRD Kabupaten Malang Fakih Pilihan Angkat Bicara

10 Juni 2026 - 12:22 WIB

Honda Beat Mahasiswi Raib di Teras Rumah, Hilang Saat Ditinggal Makan Malam

10 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !