BACAMALANG.COM – Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Malang hendak memberikan solusi untuk memperluas peluang wirausaha, membuka lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat, melalui Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ekraf (Parekraf) bagi masyarakat Kota Malang.
Terkait hal ini Anggota Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Malang Wahyu Eko Setiawan (Sam WES), menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi dan konsolidasi, mulai dari Pemkot Malang, Pemprov Jatim dan Kemenparekraf RI. Terutama dalam program kerja kolaborasi untuk mewujudkan misi pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Sangat dibutuhkan komunikasi dan koordinasi antara Pemkot Malang, Provinsi Jawa Timur dan Kemenparekraf RI untuk mensejahterakan masyarakat melalui Ekosistem Parekraf,” tegas Wahyu Eko Setiawan, Jumat (27/1/2023).
Dikatakannya, Parekraf Kota Malang diharapkan mampu menjadi lokomotif utama mewujudkan 4 Program Unggulan dari Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur dan P3TB Kemenparekraf RI.
Nawa Bhakti Satya adalah 9 Program Kerja Unggulan yang hendak diwujudkan oleh Gubernur Jawa Timur, dengan Visi: Jatim CETTAR. Isi dari Nawa Bhakti Satya adalah: (1) Jatim Sejahtera; (2) Jatim Kerja; (3) Jatim Cerdas & Sehat; (4) Jatim Akses; (5) Jatim Berkah; (6) Jatim Agro; (7) Jatim Berdaya; (8) Jatim Amanah; dan (9) Jatim Harmoni.
Dari Program Kerja Unggulan Gubernur Jawa Timur, yang telah dijabarkan dalam Nawa Bhakti Satya, Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang hendak membangun Ekosistem Pariwisata Ekonomi Kreatif berbasis para pelaku dari 17 sub sektor ekonomi kreatif di Kota Malang.
Ekosistem Parekraf di Kota Malang ini, diproyeksikan untuk memperkuat daya dukung dalam mewujudkan Nawa Bhakti Satya. Khususnya pada 4 Program Kerja Unggulan di dalam Nawa Bhakti Satya. Yaitu: (1) Jatim Kerja; (2) Jatim Cerdas dan Sehat; (3) Jatim Berdaya; dan (4) Jatim Harmoni.
Target utama dari program kerja Pariwisata Ekonomi Kreatif di Kota Malang ini adalah sebanyak 1,3 Juta Siswa SMA/ Sederajat di Jawa Timur (Tahun Ajaran 2022/ 2023). “Dengan berbagai program kerja dan paket pariwisata ekraf di Kota Malang, maka diharapkan bisa memberikan manfaat dan dampak yang progresif bagi 1,3 juta siswa SMA/ sederajat di Jawa Timur,” tukasnya.
Dipaparkannya, saat ini Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, melalui Tim Kerja Khusus Parekraf Malang Creative Center sudah mempunyai lebih dari 30 Paket Edutour EKRAF yang memberikan layanan pariwisata ekonomi kreatif di Kota Malang.
Paket Edutour EKRAF yang diberikan ini, diharapkan mampu melayani 21 Jurusan/ Kompetensi Keahlian, yang disesuaikan dengan kebutuhan Siswa SMA, MA dan SMK se-Jawa Timur.
Mulai dari kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan, Multimedia, Tata Busana, Tata Boga, Rekayasa Perangkat Lunak, Keperawatan, Farmasi, Otomotif, Teknik Elektronika, dan masih banyak Jurusan/ Kompetensi Keahlian yang disediakan oleh Tim Kerja Parekraf MCC Kota Malang.
Selain mampu memperkuat daya dukung perwujudan Program Unggulan dari Nawa Bhakti Satya dari Gubernur Jawa Timur, berbagai Program Kerja yang diberikan oleh Tim Kerja Parekraf MCC Kota Malang, juga diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Jawa Timur.
Juga mampu memperkuat daya dukung Program Pengembangan Pariwisata Terpadu dan Berkelanjutan (P3TB) dari Kemenparekraf RI.
“Singkatnya, ke depan diharapkan Malang Creative Center Kota Malang mampu menjadi Lokomotif Utama dalam mewujudkan Nawa Bhakti Satya Jawa Timur, KSPN di Jawa Timur dan P3TB Kemenparekraf RI. Semuanya dibangun dalam sebuah ekosistem pariwisata ekonomi kreatif di Kota Malang,” tuturnya.
Dijelaskannya, dengan mempersiapkan 1,3 Juta Siswa SMA/ sederajat di Jawa Timur, melalui skema kolaborasi di dalam ekosistem pariwisata ekonomi kreatif di Kota Malang, maka pada 3 – 5 tahun mendatang Provinsi Jawa Timur akan mempunyai 4 – 6 Juta SDM unggulan dalam berbagai bidang ekonomi dan industri kreatif.
Merekalah yang akan menjadi inovator, pionir, kreator dan katalisator dalam berbagai bidang kehidupan di Jawa Timur. Bahkan, mampu membuka kesempatan dan peluang lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya hingga sampai level Internasional.
Oleh karena itu, meskipun pusat pengembangan ekosistem pariwisata ekonomi kreatif di Kota Malang, khususnya dengan Malang Creative Center sebagai Super Hub dari 38 daerah (29 Kabupaten + 9 Kota) di Jawa Timur, pihaknya bersama-sama bisa mengkolaborasikan perwujudan 4 Program Unggulan dari Nawa Bhakti Satya ke dalam sebuah skema P3TB bersama Kemenparekraf RI.
Fokus pembahasan koordinasi adalah Strategi Membangun Ekosistem Pariwisata Ekonomi Kreatif berlandaskan Nawa Bhakti Satya.
Target kedua (sekunder) penerima manfaatnya adalah Guru SMA/ sederajat di Jawa Timur. Yang dijadikan Super Hub adalah: Malang Creative Center Kota Malang. Tim Kerja Teknis Lapangan adalah: Tim Parekraf MCC Kota Malang.
“Alangkah dahsyat dan hebat luar biasa, jika 3 – 5 tahun ke depan, Provinsi Jawa Timur mampu melahirkan 4 – 6 Juta SDM CETTAR dalam berbagai bidang ekonomi dan industri kreatif. Yakin, kita pasti bisa! Yakin usaha sampai,” pungkasnya. (had)





















































