Dampak Penggunaan HP Pada Siswa, dalam Proses Belajar, Perilaku, dan Ketahui Tips Solusinya - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

OPINI · 30 Nov 2023 10:51 WIB ·

Dampak Penggunaan HP Pada Siswa, dalam Proses Belajar, Perilaku, dan Ketahui Tips Solusinya


 Drs Sihabudin Zuhri MP.d, Guru/Humas SMPN 2 Sumberpucung Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Drs Sihabudin Zuhri MP.d, Guru/Humas SMPN 2 Sumberpucung Kabupaten Malang. (ist)

Oleh : Drs Sihabudin Zuhri MP.d*

Penggunaan HP pada siswa, berpengaruh pada proses belajar dan perilaku, karenanya kita wajib mengetahui tips solusinya.

DAMPAK NEGATIF

Penggunaan gadget yang berlebihan memberikan dampak negatif, seperti proses belajar tidak berjalan sempurna, disebabkan teknologi pada gadget tersebut bisa digunakan siswa untuk mengakses berbagai informasi, terutama berkaitan dengan mata pelajaran.

Gadget menjadi penyebab menurunnya minat belajar siswa karena perhatian siswa hanya kepada gadget (bahkan game online), sehingga tidak memperhatikan materi yang diajarkan guru karena tidak adanya interaksi antara guru dan siswa, siswa juga lebih senang memegang gadget dan memainkannya pada proses pembelajaran.

Gadget berpengaruh dalam perkembangan kepribadian peserta didik, yakni cenderung lebih pasif (individualis, tertutup, kurang peduli dengan sekitarnya dan rasa sosial dari anak kurang).

Selain itu, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat mengganggu perkembangan sosial dan emosional anak.

Kecanduan gadget bisa mengganggu aktivitas sehari-hari remaja, seperti belajar, berinteraksi sosial, dan berolahraga.

Selain itu, juga dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan isolasi sosial.

Penggunaan gadget juga mempengaruhi perkembangan kognitif anak karena menghambat perkembangan kognitif anak.

Misalnya, anak-anak yang terlalu sering terpaku pada layar gadget cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kesulitan memecahkan masalah, atau penurunan kemampuan berpikir kritis.

Meski memiliki konten yang bagus, namun jika anak tidak diawasi dan dibatasi dalam menggunakan gawai dapat menimbulkan efek negatif.

Membiarkan anak terlalu lama bermain dengan gawai juga dapat melahirkan ketergantungan dan membuat anak cenderung tertutup serta sulit beradaptasi dengan lingkungan.

Penggunaan gadget menyebabkan perubahan pada siswa seperti kurang peduli dengan waktu, tempat, maupun sikap terhadap lingkungannya dan terjadi perubahan nilai sosial.

Mempengaruhi pula kualitas hubungan sosial seseorang, yang dapat berdampak pada kesehatan mentalnya.

Kepribadian cenderung lebih pasif seperti individualis, tertutup, kurang peduli dengan sekitarnya dan rasa sosial dari anak kurang yang dikhawatirkan berpengaruh terhadap prestasi belajar karena tidak berjalan sempurna.

Dampak penting juga adalah pada ubudiyah (perilaku ibadah/ beragama) semisal tidak segera memenuhi panggilan adzan (Salat Jumat misalnya), dan panggilan ortu.

Padahal dalam Surah Al Jumuah ayat 9-10, disebabkan : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada Hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Bersegera memenuhi panggilan salat juga semestinya dijalankan untuk salat fardhu lainnya. Karena memiliki 6 keutamaan, meliputi menjaga diri agar tetap istiqomah, mendidik menjadi pribadi yang disiplin, melatih menjadi pribadi yang tangguh, meninggikan derajat, membersihkan kesalahan dan dosa, dan meraih pertolongan Allah.

Banyak survey dan riset membuktikan fakta kewajiban terlupakan akibat hal ini yang tentunya realita ini menjadi keprihatinan kita semua.

TIPS PENTING

Cara mengatasi kecanduan gadget pada generasi muda (di lingkungan rumah dan sekolah).

Tetapkan wilayah-wilayah bebas gadget, dengan membuat aturan wilayah-wilayah mana yang nggak boleh menggunakan gadget.

Tips lain melakukan aktivitas di luar rumah, dan memperbanyak bersosialisasi.

Hindari penggunaan gadget saat sedang berjalan atau berkendara, Atur dan batasi waktu penggunaan gadget, jangan menggunakan gadget saat sedang bersama orang lain.

Bagi ortu diharapkan bisa mendampingi anak, membuat kesepakatan waktu dalam penggunaan gadget, membuat kesepakatan dalam membuka fitur-fitur yang akan dibuka, dan menjadi modelling (jadi panutan dan teladan) yang baik bagi anak.

*) Penulis Drs Sihabudin Zuhri MP.d, Guru/Humas SMPN 2 Sumberpucung Kabupaten Malang.

*) Tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan bukan bagian dari BacaMalang.com

Artikel ini telah dibaca 576 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hari Lahir Pancasila: Merawat Gagasan Besar di Tengah Bangsa yang Terus Berubah

1 Juni 2026 - 20:09 WIB

1 Juni: Pancasila dan Tugas Sejarah Kaum Muda Mengawal Republik

1 Juni 2026 - 17:39 WIB

Dua Puluh Satu Mei Reformasi: Ketika Semangat Pemuda Kabupaten Malang Diuji oleh Zaman

22 Mei 2026 - 11:19 WIB

Membaca Dengan Kritis Hibah Aset Daerah Oleh Pemkab Malang ke UNIBRAW

18 Mei 2026 - 20:43 WIB

“Pokoknya Ada” dan Ilusi Partisipasi Anggaran

24 April 2026 - 11:08 WIB

Melukis Malang dalam Busana

21 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di OPINI

©Hak Cipta Dilindungi !