BACAMALANG.COM – Makanan mie menjadi “menu sejuta umat” karena disukai banyak orang dari segala lapisan umur dan profesi.
Adanya fakta ini menjadi potensi dan peluang bisnis yang banyak dilirik para pelaku usaha yang berjibaku bertahan di tengah kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini.
Salah satunya seperti yang dilakukan Okky Berli bersama Iwan.
Ia membuka usaha Mie Ayam Toping Brutal (Tobrut) di Jalan
Kasiman Kota Batu.
Menariknya, penyebutan Tobrut tidak lain karena pemberian nama dari pelanggan sendiri karena penjual selalu memberikan toping (taburan beragam lauk dan lain-lain) brutal (melimpah) di atas mie ayam.
“Alhamdulillah usaha jualan Mie Tobrut ini sekarang laris manis. Berkat doa semua pelanggan setia maupun pelanggan baru,” tegas Okky Berli, kepada BacaMalang, Rabu (10/7/2024).
Ia menceritakan usaha ini dimulai tahun 2022 bersama saudaranya Iwan, dan sempat pindah sampai 3 kali serta menjalani berbagai proses yang berat.
Dirinya sengaja memilih jualan mie ayam, hal ini karena ia menilai mie sudah menjadi makanan yang digemari tanpa pandang batas usia dan profesi.
Dikatakannya, pertama jualan berlokasi di depan TMP, sebelah Block Office Kota Batu dan sekarang di depan taman segitiga.
“Terkenal di pelanggan dengan mie ayam full topping atau tobrut (topping brutal). Gratis balungan ayam sak mblengere (cuna-cuma sepuasnya),” terangnya.
Ia menuturkan, modal awal Rp 300 ribu.
Dikatakannya usahanya jatuh bangun pindah dan waktu di blok office laris dan sempat viral namun ironisnya akhirnya tutup karena ada masalah.
Beruntungnya selanjutnya tidak sengaja ia bertemu Pemilik Depot Nusantara, Steven, yang iseng menyuruh memasak Kwetiaw dan Mie Ayam, serta diberi modal Rp 1 juta.
Dirinya langsung disuruh berjualan di tanggal 25 Mei 2024 sampai sekarang, dengan nama Depot Nusantara.
Ia menjelaskan pengunjung ramai setiap hari dari awal buka dan otomatis menjadikan omzet meningkat.
Pembeli berasal dari masyarakat Kota Batu (Malang Raya), sampai mempunyai pelanggan dari Surabaya dan Pasuruan berkat promo di Tik Tok.
“Harapannya jualan semakin ramai dan bisa memuaskan pelanggan,” urainya.
Ia juga menyediakan berbagai macam masakan oriental yang belum ada di tempat lain, dengan varian harga mulai Rp 10 ribu – Rp 25 ribu.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































