BACAMALANG.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan bocah asal Desa Sonosari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Anzahrah (3,5) yang hanyut, pada Minggu (4/7/2024) pukul 09.30 WIB.
“Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal di koordinat 8°03’18.7″S 112°35’34.3″E, dengan jarak 4 km dari LKK. Korban dievakuasi dan diantar menuju rumah duka, dan operasi SAR dinyatakan selesai,” ungkap Dantim Basarnas Surabaya, Bayu Prasetyo.
Ia menyebut, unsur SAR yang terlibat meliputi berbagai instansi dan organisasi, antara lain; Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya (5 orang), Babinpotsar Kecamatan Pakisaji (1 orang), Polsek Pakisaji (2 orang), Koramil Pakisaji (2 orang), Lurah Desa Kebon Agung (1 orang), perangkat Kecamatan Pakisaji (2 orang), BPBD Kabupaten Malang (2 orang), PMI Kabupaten Malang (2 orang), Satpol PP (2 orang), KNDJH RESCUE 020 (5 orang) dan unsur lainnya.
Perlengkapan yang digunakan meliputi Rapid Development SAR (1 unit), perahu karet (1 unit), peralatan water rescue lengkap (1 set), alkom (2 unit), dan peralatan medis (1 set).
Seperti viral diberitakan sebelumnya, Sunarsih yang mengontrak rumah di sana sekitar sebulan yang lalu, mengasuh Anzahrah sudah seminggu, ketika ke dua orang tuanya sedang bekerja
Kronologisnya korban bersama dua temannya berniat bermain di sungai berjarak 100 meter dari rumah sekitar pukul 07.45 WIB, namun, setibanya di lokasi, kedua temannya meninggalkan korban untuk membeli jajan. Korban pun berada di sungai sendirian.
Setelah membeli jajan, kedua temannya kembali ke lokasi dan menemukan korban sudah hanyut. Pintu air sungai yang menjadi lokasi kejadian ternyata tengah terbuka.
Untuk pencarian, Tim melakukan penyisiran sungai 700 meter dari tempat kejadian musibah. Titik lokasi atau TKM Anzahrah hanyut berkedalaman sekitar 1,5 meter atau debit air tingginya setara pinggul orang dewasa dengan aliran air deras.
Upaya pencarian juga dilakukan dengan membuka bendungan atau pintu air.
Tim melakukan penyisiran tanpa menggunakan perahu karet atau perahu rafting dan tim melakukan penyisiran personal memakai tubing dan pakai alat jangkar pada sungai berkedalaman 10 meter.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































