Bocah Pakisaji Hanyut di Sungai Ditemukan Meninggal Dunia - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Agu 2024 13:54 WIB ·

Bocah Pakisaji Hanyut di Sungai Ditemukan Meninggal Dunia


 Bocah tenggelam Pakisaji ditemukan meninggal. (Dok BPBD Kabupaten Malang) Perbesar

Bocah tenggelam Pakisaji ditemukan meninggal. (Dok BPBD Kabupaten Malang)

BACAMALANG.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan bocah asal Desa Sonosari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Anzahrah (3,5) yang hanyut, pada Minggu (4/7/2024) pukul 09.30 WIB.

“Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal di koordinat 8°03’18.7″S 112°35’34.3″E, dengan jarak 4 km dari LKK. Korban dievakuasi dan diantar menuju rumah duka, dan operasi SAR dinyatakan selesai,” ungkap Dantim Basarnas Surabaya, Bayu Prasetyo.

Ia menyebut, unsur SAR yang terlibat meliputi berbagai instansi dan organisasi, antara lain; Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya (5 orang), Babinpotsar Kecamatan Pakisaji (1 orang), Polsek Pakisaji (2 orang), Koramil Pakisaji (2 orang), Lurah Desa Kebon Agung (1 orang), perangkat Kecamatan Pakisaji (2 orang), BPBD Kabupaten Malang (2 orang), PMI Kabupaten Malang (2 orang), Satpol PP (2 orang), KNDJH RESCUE 020 (5 orang) dan unsur lainnya.

Perlengkapan yang digunakan meliputi Rapid Development SAR (1 unit), perahu karet (1 unit), peralatan water rescue lengkap (1 set), alkom (2 unit), dan peralatan medis (1 set).

Seperti viral diberitakan sebelumnya, Sunarsih yang mengontrak rumah di sana sekitar sebulan yang lalu, mengasuh Anzahrah sudah seminggu, ketika ke dua orang tuanya sedang bekerja

Kronologisnya korban bersama dua temannya berniat bermain di sungai berjarak 100 meter dari rumah sekitar pukul 07.45 WIB, namun, setibanya di lokasi, kedua temannya meninggalkan korban untuk membeli jajan. Korban pun berada di sungai sendirian.

Setelah membeli jajan, kedua temannya kembali ke lokasi dan menemukan korban sudah hanyut. Pintu air sungai yang menjadi lokasi kejadian ternyata tengah terbuka.

Untuk pencarian, Tim melakukan penyisiran sungai 700 meter dari tempat kejadian musibah. Titik lokasi atau TKM Anzahrah hanyut berkedalaman sekitar 1,5 meter atau debit air tingginya setara pinggul orang dewasa dengan aliran air deras.

Upaya pencarian juga dilakukan dengan membuka bendungan atau pintu air.
Tim melakukan penyisiran tanpa menggunakan perahu karet atau perahu rafting dan tim melakukan penyisiran personal memakai tubing dan pakai alat jangkar pada sungai berkedalaman 10 meter.

 

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

DPRD Kota Batu Dukung Polisi Usut Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun, Soroti Legalitas Fasum untuk Usaha

28 Mei 2026 - 11:36 WIB

Latih Kesiapsiagaan Situasi Darurat di Perairan, TRC PB BPBD Kabupaten Malang Latihan Water Rescue di Bendungan Sengguruh

28 Mei 2026 - 09:10 WIB

Iduladha 1447 H, Polres Malang Bagikan Ratusan Daging Kurban ke Warga dan Ponpes

28 Mei 2026 - 08:46 WIB

Iduladha 1447 H di Lapas Kelas I Malang, 2.425 Warga Binaan Nikmati Gulai Sapi Kurban

27 Mei 2026 - 20:31 WIB

Menjaga Warisan Leluhur Lewat Segelas Jamu, Gerakan Sederhana FSTeM UB untuk Budaya dan Kesehatan

27 Mei 2026 - 20:27 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !