Habiskan 2 Miliar, Kabupaten Malang Miliki Mesin PCR - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 13 Jul 2020 15:42 WIB ·

Habiskan 2 Miliar, Kabupaten Malang Miliki Mesin PCR


 Habiskan 2 Miliar, Kabupaten Malang Miliki Mesin PCR Perbesar

BACAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang akhirnya memiliki mesin polymerase chain reaction atau PCR. Mesin ini berguna untuk tes swab terhadap masyarakat agar diketahui positif atau negatif Coronavirus disease 2019 alias Covid-19.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan bahwa pembelian mesin tersebut menelan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Anggaran ini, lanjut Sanusi, diambil dari biaya tak terduga atau BTT penanganan Covid-19 Kabupaten Malang.

“Anggaran tersebut kami ambil dari BTT untuk penanggulan Covid-19,” ujar Sanusi, Senin (13/7/2020).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini menambahkan, mesin PCR tersebut didatangkan berkat kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Dr Iskak Tulungagung.

Saat ini, mesin PCR itu sudah ada di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

“Saya sudah instruksikan ke seluruh Puskesmas agar langsung tes swab jika ada pasien yang menunjukan hasil reaktif ke RSUD Kanjuruhan. Supaya tahu langsung hasilnya,” terang Sanusi.

Menurut Sanusi, jika sebelumnya untuk mengetahui seseorang positif atau negatif terjangkit Covid-19 membutuhkan waktu kurang lebih 14 hari. Adanya mesin ini bisa memangkas waktu tunggu keluarnya hasil tes swab lebih cepat.

“Kalau dulu di Surabaya itu sampai 14 hari kami dapat hasil tes swabnya. Karena kan banyak se-Jatim itu yang tes, tapi dengan adanya mesin PCR ini cuma dalam hitungan jam. Contohnya jam 9 kami serahkan sample, jam 2 dini hari besoknya sudah muncul,” Sanusi mengakhiri. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Modus Gandakan Kunci, Buruh Harian Gasak Pick Up Pedagang di Blimbing, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

15 Juni 2026 - 20:17 WIB

Pengasuh Ponpes di Bululawang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santri, Kini Ditahan Polres Malang

15 Juni 2026 - 19:24 WIB

Kapolres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Harumkan Nama Kota Batu di Lomba Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 18:02 WIB

MBG Dikritisi, Tokoh Masyarakat Dampit Desak Benahi Konsep dan Keadilan BOS Sekolah Swasta

15 Juni 2026 - 08:03 WIB

Seru dan Edukatif! BPBD Kabupaten Malang Kenalkan Mitigasi Bencana

15 Juni 2026 - 07:55 WIB

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !