BACAMALANG.COM – Taman Contong, berlokasi di Stasiun Kepanjen, menjadi destinasi rekreasi unik di Kabupaten Malang. Dengan replika-replika kreatif dari karet ban bekas, taman ini menawarkan dunia fantasi bagi anak-anak dan tempat edukasi serta rekreasi bagi siswa PAUD dan TK. Namun, Taman Contong masih kurang mendapatkan apresiasi dan membutuhkan sentuhan untuk mempercantik.
Bambang Mangku Bagyo, seorang warga peduli lingkungan dari Jalan Sidodadi, Kelurahan Panggung Kepanjen, sepenuhnya mendanai dan merancang taman ini dengan konsep dan filosofi kebangsaan. Ia menjadikannya satu-satunya tempat rekreasi di kota Kepanjen saat ini.
Supriatna, Tokoh Masyarakat Kepanjen sekaligus Seniman Daur Ulang Karet Bekas, memberikan tanggapannya. “Taman ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yang bisa belajar dan bermain di sini. Semoga bisa dipercantik dan mendapat apresiasi dari semua pihak,” ujarnya kepada Bacamalang.
Status Taman Contong adalah milik PJKA dan disewa oleh **Komunitas Nababa Band**, yang diwakili oleh Budi Santoso, pensiunan Dinas Pengairan. Bambang Mangku Bagyo membangun taman ini dengan tujuan memperindah kota dan menyediakan hiburan bagi masyarakat. Taman ini sudah dilengkapi dengan pentas indah dan terlindung serta toilet yang dibangun oleh Komunitas Nababa Band.
“Taman Contong Kepanjen sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain sebagai tempat bermain anak-anak, taman ini juga sering digunakan untuk ajang pentas hiburan, musik, dan kegiatan lainnya,” tambah Supriatna. Meski demikian, hingga kini taman tersebut belum mendapat dukungan atau apresiasi yang memadai.
Dengan fasilitas yang ada, Taman Contong diharapkan bisa mendapatkan perhatian lebih dari pihak-pihak terkait. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga dan mengembangkan taman ini sebagai ikon rekreasi di Kepanjen.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































