BACAMALANG.COM – Jalan rusak parah di kawasan Jurang Metro Mboto-Ngadilangkung akhirnya mendapat perbaikan setelah sempat viral di media sosial. Perbaikan dilakukan usai warga melakukan penutupan akses jalan mulai pukul 09.30 WIB, Senin (25/5/2026).
Warga menyambut baik langkah tersebut karena dinilai dapat memperlancar aktivitas dan roda perekonomian masyarakat.
“Selaku warga saya sangat berterima kasih dengan perbaikan jalan Jurang Metro. Ini sangat bermanfaat dan memperlancar roda ekonomi warga,” ujar Arif, warga Kepanjen.
Sebelumnya, keluhan terkait kondisi jalan ramai diunggah akun Rul Arjuno di grup Facebook Arek Kepanjen pada 2 Mei 2026. Dalam unggahan itu, kondisi jalan berlubang dan bergelombang di sekitar fly over Ngadilangkung disebut sudah tidak layak dilalui.
“Nas dinas iki wayae nyambut gawe timbange mek lunggah-lungguh tok, siap urun semen gresik sak kebo, lokasi fly over Ngadilangkung Mboto, dalan wes gak kenek dipilih,” tulis Rul Arjuno dalam unggahannya.
Postingan tersebut mendapat perhatian besar dari netizen dengan 595 tanda suka dan 195 komentar. Banyak warga mengeluhkan kondisi jalan yang membahayakan pengendara, merusak kendaraan, licin saat malam hari, minim penerangan, hingga menyebabkan sakit pinggang bagi pengguna jalan.
Salah satu netizen, Raden, bahkan mengaku harus mengganti laher kendaraan setiap dua minggu karena sering melintas di jalur tersebut.
Selain keluhan, sejumlah warga juga menunjukkan kepedulian dengan menawarkan gotong royong dan urunan dana untuk perbaikan jalan. Achmad menyebut Karang Taruna sebelumnya pernah melakukan tambal jalan secara swadaya sebelum Lebaran, namun kerusakan kembali terjadi.
Netizen lain seperti Setiawan mengajak galang dana, Kasrodin siap menyumbang satu sak semen, sementara Alex mengaku siap membeli semen jika diperlukan.
Arif menilai lambatnya penanganan membuat warga kecewa. Menurutnya, jalan baru diperbaiki setelah viral di media sosial.
“Karena jalan di Jurang Metro lambat ditangani, mungkin karena Pemkab belum melakukan kunjungan Sambang Deso dan tidak ada yang memviralkan,” katanya.
Meski demikian, ia mengapresiasi kualitas pengerjaan yang dinilai cukup baik.
“Saya kira perbaikan jalan ini cukup kuat karena aspal menggunakan hot mix dan alat berat yang memadai,” ujarnya.
Arif menambahkan, karena status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, pengerjaannya dilakukan oleh dinas terkait dengan dibantu perangkat desa.
“Karena ini jalan kabupaten, pengerjaan proyek dilaksanakan oleh dinas terkait dibantu perangkat desa,” jelasnya.
Warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan disertai perawatan rutin agar jalan tidak kembali rusak, terutama saat musim hujan.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga




















































