Ciptakan Masyarakat Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Malang Sosialisasikan SPAB - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 25 Mei 2026 10:25 WIB ·

Ciptakan Masyarakat Tangguh Bencana, BPBD Kabupaten Malang Sosialisasikan SPAB


 Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Purwoto, S.Sos., M.Si hadir sebagai narasumber dalam Sosialisasi dan Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). (IG BPBD Kabupaten Malang) Perbesar

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Purwoto, S.Sos., M.Si hadir sebagai narasumber dalam Sosialisasi dan Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). (IG BPBD Kabupaten Malang)

BACAMALANG.COM – Kabupaten Malang memiliki berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan untuk memastikan satuan pendidikan mampu menjadi tempat yang aman bagi peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Malang di Aula Lantai 1 Masjid AR Fachrudin, Kampus 3 UMM, Sabtu (23/5/2026).

Dalam paparannya, Purwoto menegaskan bahwa sekolah harus mampu menjadi ruang yang tanggap dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.

“Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga wajib menjadi ruang aman yang melindungi seluruh unsur di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PDA Kabupaten Malang, IGABA, serta seluruh pimpinan dan pendidik ‘Aisyiyah se-Kabupaten Malang yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi hingga simulasi bencana bersama rekan-rekan MDMC Tulungagung.

Menurutnya, sinergi pentahelix menjadi kunci utama dalam upaya pengurangan risiko bencana di daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, organisasi, hingga relawan dinilai penting untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang tangguh bencana.

“Sinergi dan kolaborasi pentahelix seperti inilah yang menjadi kunci utama demi mewujudkan Kabupaten Malang yang tangguh bencana,” tegasnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Motor Mahasiswa UB Digasak Maling di Lowokwaru, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

25 Mei 2026 - 08:27 WIB

Fraksi PDI Perjuangan: Alun-Alun Kepanjen Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Era Kolonial

25 Mei 2026 - 07:40 WIB

Viral “Pocong Begal” Dipastikan Hoaks, Polres Batu Imbau Warga Tetap Tenang

24 Mei 2026 - 19:39 WIB

Polresta Malang Kota Pastikan Isu “Pocong Begal” Hoaks, Pelaku Penyebar Kepanikan Akan Ditindak Tegas

24 Mei 2026 - 17:02 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Lantik PAC Tiga Kecamatan, Libatkan Gen Z dan Bidik Kemenangan Total di Pemilu 2029

24 Mei 2026 - 16:42 WIB

Pencurian Kabel Trafo Padamkan Listrik di Donomulyo, PLN Percepat Perbaikan dan Perketat Pengamanan

24 Mei 2026 - 05:28 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !