BACAMALANG.COM – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana nonalam terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Malang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menggelar Pertemuan Respon Cepat Bencana Non Alam (Epidemi/Wabah Penyakit) Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan serta penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah.
“Giat hari ini, kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan lintas sektor untuk meningkatkan sinergi kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana non alam,” ujarnya.
Pertemuan tersebut melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari BKAD, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, DPMD, BPJS, hingga para Kepala Puskesmas. Seluruh peserta membahas langkah penguatan respons cepat, pola koordinasi, serta strategi mencegah penyebaran wabah penyakit di wilayah Kabupaten Malang.
Melalui kegiatan ini, BPBD berharap kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana nonalam semakin meningkat. Selain itu, koordinasi antarlembaga diharapkan semakin solid dalam menghadapi ancaman KLB maupun wabah penyakit.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































