JKJT Nilai Indra Setiadi Sosok Pemersatu dan Rendah Hati di Tengah Perbedaan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Mei 2026 15:10 WIB ·

JKJT Nilai Indra Setiadi Sosok Pemersatu dan Rendah Hati di Tengah Perbedaan


 Bagi banyak masyarakat Kota Malang, nama Indra Setiadi bukan sekadar dikenal sebagai pengusaha atau tokoh organisasi. (ist) Perbesar

Bagi banyak masyarakat Kota Malang, nama Indra Setiadi bukan sekadar dikenal sebagai pengusaha atau tokoh organisasi. (ist)

BACAMALANG.COM – Bagi banyak masyarakat Kota Malang, nama Indra Setiadi bukan sekadar dikenal sebagai pengusaha atau tokoh organisasi. Ia dinilai sebagai sosok yang mampu menyatukan berbagai perbedaan dan menjadi penghubung lintas elemen masyarakat.

Perwakilan JKJT, Tedja, menilai di tengah situasi yang kerap dipenuhi perdebatan dan kepentingan kelompok, Indra Setiadi hadir dengan cara sederhana namun bermakna, yakni merangkul, mendengarkan, dan menjaga persaudaraan.

“Di tengah suasana zaman yang sering dipenuhi perdebatan dan kepentingan kelompok, Pak Indra hadir dengan cara sederhana: merangkul, mendengarkan, dan menjaga persaudaraan,” ungkap Tedja kepada wartawan.

Sebagai pemilik Restaurant Kertanegara dan figur yang dekat dengan berbagai kalangan, Indra dikenal tidak membatasi diri dalam bergaul. Mulai dari kalangan pemuda, relawan kemanusiaan, tokoh masyarakat, hingga aparat dan komunitas sosial merasa nyaman berada di dekatnya.

“Sosoknya hangat, mudah tersenyum, dan mampu mencairkan suasana dalam keadaan apa pun,” lanjut Tedja.

Dalam berbagai dokumentasi kegiatan, Indra Setiadi terlihat aktif hadir di tengah masyarakat tanpa menjaga jarak. Salah satunya saat duduk santai bersama relawan dan masyarakat di kendaraan lapangan. Momen tersebut menggambarkan sosok pemimpin yang memilih turun langsung ke lapangan, mendengarkan cerita masyarakat, serta memberi semangat secara sederhana.

Ia juga kerap terlihat bersama relawan, aparat, dan tim kemanusiaan dalam berbagai kegiatan sosial maupun kebencanaan. Kehadirannya dalam kegiatan Monitoring Disaster Impact (MDI) disebut menjadi bukti kepeduliannya terhadap gerakan kemanusiaan.

Menurut JKJT, Indra tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga membantu menghubungkan banyak pihak dan memperkuat solidaritas di tengah situasi sulit.

Kemampuan menjaga hubungan baik di tengah perbedaan pendapat juga menjadi salah satu hal yang menonjol dari dirinya. Saat terjadi gesekan antarkelompok atau kesalahpahaman, Indra disebut sering hadir menjadi penengah dengan pembawaan tenang dan cara bicara yang santun.

Banyak pihak menilai ia selalu berusaha menjaga tali silaturahmi agar tidak terputus hanya karena ego sesaat.

Sikap rendah hati juga tampak dalam kesehariannya. Meski memiliki peran dalam banyak kegiatan sosial dan organisasi, Indra lebih memilih bekerja di belakang layar dibanding tampil berlebihan.

Baginya, keberhasilan sebuah gerakan bukan tentang siapa yang paling terlihat, melainkan tentang manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari, Indra Setiadi juga dikenal dermawan dan kerap membantu tanpa pamrih. Banyak bantuan yang diberikan secara diam-diam tanpa perlu dipublikasikan.

Ia meyakini bahwa tidak semua kebaikan harus diketahui banyak orang, selama ada masyarakat yang terbantu dan persoalan yang bisa diringankan.

Bagi banyak orang di Kota Malang, Indra Setiadi dinilai sebagai simbol persaudaraan di tengah perbedaan. Sosok yang terus menjaga hubungan antarsesama dan berupaya menjadi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Ketulusannya dalam perjalanan kemanusiaan dan kehidupan sosial itulah yang membuat namanya dikenang dengan rasa hormat oleh banyak orang.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Maling Saat Tarawih di Gondanglegi Dibekuk, Gasak HP dan Uang Rp2 Juta

21 Mei 2026 - 14:19 WIB

Pria Bersepatu dan Kaca Mata Hitam Gasak Kotak Amal di Mesjid Nurul Huda Lawang Terekam Kamera CCTV

21 Mei 2026 - 13:43 WIB

Warga Desak Retribusi Bendungan Lahor Dihapus, DPRD Kabupaten Malang Tampung Aspirasi

21 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tanamkan Mitigasi Bencana Sejak Dini, BPBD Kabupaten Malang Edukasi 70 Siswa MI

21 Mei 2026 - 09:06 WIB

Misteri Kematian Pria di Kebun Singkong Poncokusumo Masih Diselidiki Polisi

20 Mei 2026 - 23:18 WIB

Cegah Berak Kapur, Kabupaten Malang Gencar Screening Pullorum di Unggas

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !