BACAMALANG.COM – Ribuan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, antusias mengikuti Pawai Gema Takbir Keliling menyambut Iduladha 1447 Hijriah, Selasa malam (26/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu berlangsung meriah dengan titik start dari Makam Umum Desa Banjarsari dan finish di Lapangan Ponpes Al Djazuli.
Ketua Panitia sekaligus Ketua RT 02 RW 02 Desa Banjarsari, Arief Samsudi, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti takbir keliling mencapai 1.235 orang. Jumlah tersebut dibuktikan melalui kupon undian yang dibagikan kepada seluruh peserta.
“Tema takbir keliling tahun ini adalah meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan mempererat tali silaturahmi antarumat Islam di Desa Banjarsari,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, untuk menarik minat generasi muda di tengah perkembangan zaman, panitia memperbolehkan peserta membawa iringan sound horeg yang saat ini tengah digemari masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Tercatat ada 12 unit sound system yang ikut memeriahkan pawai, mulai dari miniatur, kendaraan pick up hingga truk.
Selain pawai takbir, panitia juga menyiapkan ratusan hadiah doorprize. Setelah peserta mencapai garis finish, kupon undian dikumpulkan untuk diundi dengan berbagai hadiah menarik seperti alat masak, perabot rumah tangga, kipas angin, magicom hingga TV LED.
Sepanjang rute takbir keliling juga dipadati bazar kuliner yang menjajakan aneka makanan dan minuman, sehingga semakin menambah semarak suasana malam takbiran.
Panitia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Banjarsari, khususnya para Ketua RT dan RW yang telah mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Bagi Arief, takbir keliling bukan sekadar tradisi menyambut Iduladha, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
“Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kerukunan, rasa saling berbagi, dan memperkuat kerja sama antar sesama Muslim,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia lainnya, Cak Bejo, berharap kegiatan takbir keliling mampu menjadi wadah positif bagi para pemuda agar terhindar dari aktivitas negatif seperti balap liar, nongkrong hingga mabuk-mabukan.
Menurut Arief, kegiatan malam takbiran bersama ini sangat bermanfaat karena mampu mempererat silaturahmi di tengah kesibukan masyarakat sehari-hari.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































