Wali Kota Malang Apresiasi Tradisi Arak-Arakan Kurban Kidul Pasar, Berpotensi Jadi Wisata Religi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Mei 2026 20:06 WIB ·

Wali Kota Malang Apresiasi Tradisi Arak-Arakan Kurban Kidul Pasar, Berpotensi Jadi Wisata Religi


 Tradisi kambing dan sapi diarak keliling kampung oleh warga yang tergabung dalam komunitas Black Embek sebelum disembelih diapresiasi Wali Kota Malang. (ist) Perbesar

Tradisi kambing dan sapi diarak keliling kampung oleh warga yang tergabung dalam komunitas Black Embek sebelum disembelih diapresiasi Wali Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Tradisi arak-arakan hewan kurban di kawasan Kidul Pasar, Kota Malang, kembali mencuri perhatian saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Puluhan kambing dan sapi diarak keliling kampung oleh warga yang tergabung dalam komunitas Black Embek sebelum disembelih di Masjid Noor, Rabu (27/5/2026).

Dengan mengenakan seragam khas dan iringan semangat kebersamaan, warga tampak antusias mengikuti tradisi yang telah berlangsung turun-temurun selama puluhan tahun tersebut.

Tradisi unik ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya, arak-arakan hewan kurban di Kidul Pasar menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik hingga saat ini.

“Ini adalah rangkaian tradisi kearifan lokal warga Kidul Pasar dalam rangka Hari Raya Iduladha. Berbeda dengan wilayah lain, sebelum dipotong hewan kurban diarak terlebih dahulu dengan penuh sukacita dan kekompakan warga,” ujar Wahyu.

Ia menilai tradisi tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga cerminan kuatnya budaya gotong royong masyarakat. Mulai dari pemuda, pemudi hingga warga sekitar terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai persiapan, arak-arakan, penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban.

Selain itu, Wahyu juga mengapresiasi proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Noor yang dinilai tertata rapi dan memenuhi standar kesehatan hewan.

“Tata cara pemotongannya juga menjadi percontohan karena SOP-nya dipantau semua. Kesehatan hewan kurban juga terjamin, termasuk alat-alat pemotongannya sangat lengkap,” tuturnya.

Wahyu menambahkan, tradisi arak-arakan kurban di Kidul Pasar memiliki potensi besar menjadi daya tarik budaya sekaligus destinasi wisata religi di Kota Malang.

“Ini bisa menjadi destinasi nantinya. Orang akan melihat bahwa rangkaian Iduladha di sini berbeda dengan daerah lain,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyerahkan bantuan seekor sapi kurban untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar kawasan Kidul Pasar, Kota Malang.

Pewarta/Editor: Hadi Triswanto

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Latih Kesiapsiagaan Situasi Darurat di Perairan, TRC PB BPBD Kabupaten Malang Latihan Water Rescue di Bendungan Sengguruh

28 Mei 2026 - 09:10 WIB

Iduladha 1447 H, Polres Malang Bagikan Ratusan Daging Kurban ke Warga dan Ponpes

28 Mei 2026 - 08:46 WIB

Iduladha 1447 H di Lapas Kelas I Malang, 2.425 Warga Binaan Nikmati Gulai Sapi Kurban

27 Mei 2026 - 20:31 WIB

Menjaga Warisan Leluhur Lewat Segelas Jamu, Gerakan Sederhana FSTeM UB untuk Budaya dan Kesehatan

27 Mei 2026 - 20:27 WIB

Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati, Panitia Masjid di Sukun Malang Tekan Limbah Plastik

27 Mei 2026 - 18:33 WIB

Polres Malang Ungkap Kasus Januari-Mei, Janji Tindak Tegas Pelaku Street Crime

27 Mei 2026 - 18:01 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !