BACAMALANG.COM – Departemen Statistika Fakultas Sains, Teknologi, dan Manajemen (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kecamatan Kota Batu dalam mengembangkan SEPAK TERJANG (Sistem Pelayanan Terdigitalisasi Jangka Panjang).
Kolaborasi pengembangan inovasi layanan publik berbasis website yang bertujuan mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kecamatan tersebut dibahas dalam sebuah diskusi yang digelar di kampus UB, pada awal pekan lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pelayanan publik sekaligus memastikan pengembangan sistem memiliki fondasi pengelolaan data yang baik sebelum diimplementasikan.
SEPAK TERJANG merupakan salah satu inovasi yang diinisiasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batu dan berada di bawah koordinasi BAPPELITBANGDA Kota Batu. Program ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan masyarakat datang berulang kali ke kantor kecamatan hanya untuk mengurus dokumen administrasi.
Melalui sistem berbasis website tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan administrasi dan perizinan tingkat kecamatan secara daring, sehingga proses pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa terkendala jarak maupun jam operasional kantor.
Dari pihak Kecamatan Batu hadir Muhammad Hafit, Mulia De Reuter, Nia Prastuti Ardhian, dan Oktania Tasya Karina. Sementara dari Departemen Statistika FSTeM UB hadir sebelas dosen dan tenaga kependidikan, yakni Rahma Fitriani, Eni Sumarminingsih, Solimun, Adji Achmad Rinaldo F., Evellin Dewi Lusiana, Nur Kamilah Sa’diyah, Abela Chairunnisa, Hilwin Nisa, Meilina Retno Hapsari, Ahmad Tantowi Jauhari, dan Julia Astriviani Bintoro. Turut mengikuti diskusi dua mahasiswa UB, Andika Bagus Saputra dan Fidda Nashita Fadhillah Madaniyah.
Pengembangan SEPAK TERJANG berangkat dari berbagai keluhan masyarakat yang selama ini harus beberapa kali datang ke kantor kecamatan untuk menyelesaikan satu jenis layanan administrasi. Digitalisasi layanan diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dosen Departemen Statistika FSTeM UB, Evellin Dewi Lusiana, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, inovasi yang dikembangkan memiliki manfaat besar karena lahir dari kebutuhan nyata masyarakat.
“Inovasi yang akan dikembangkan sangat bagus karena berangkat dari keresahan masyarakat maupun mahasiswa yang ingin mengurus sesuatu di Kecamatan Batu,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Departemen Statistika FSTeM UB memberikan dukungan dari sisi pengelolaan dan analisis data agar sistem yang dikembangkan memiliki basis data yang kuat, akurat, dan mampu mendukung pelayanan publik secara berkelanjutan.
Sinergi antara perguruan tinggi, BAPPELITBANGDA Kota Batu, dan Kecamatan Batu tersebut diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi dalam mendorong inovasi pelayanan publik berbasis digital. Ke depan, seluruh pihak berkomitmen melanjutkan proses pendampingan hingga SEPAK TERJANG siap diimplementasikan secara menyeluruh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Batu.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































