Bupati Malang Tinjau Bencana Tanah Ambles di Dampit - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 10 Okt 2022 15:31 WIB ·

Bupati Malang Tinjau Bencana Tanah Ambles di Dampit


 Bupati Malang Tinjau Bencana Tanah Ambles di Dampit Perbesar

BACAMALANG.COM – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM dan Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H, M.H meninjau Bencana Tanah Ambles di Dusun Wonorejo Desa Sukodono Kecamatan Dampit, Senin (10/10/2022) pagi.

Turut hadir pada peninjauan ini diantaranya Plh. Sekertaris Daerah Kabupaten Malang, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Muspika Dampit.

Seperti diketahui pada hari Jumat (8/10/2022) petang cuaca hujan lebat yang mengakibatkan tanah ambles sepanjang 50 meter yang berimbas ke jalan pemukiman dengan bangunan rabat beton yang retak dan ambles sepanjang 25 meter.

Camat Dampit mengatakan bahwa titik ini memang rawan terjadi pergeseran tanah dan upaya yang telah dilakukan yaitu penutupan dan pengalihan arus jalan kendaraan serta kegiatan evakuasi lanjutan dilakukan oleh warga setempat bersama Pemerintah Desa Sukodono pada Senin (10/10/2022).

Dikatakannya kejadian ini membutuhkan penanganan khusus karena jika terjadi hujan lagi disinyalir tanah akan tambah ambles. Menindak lanjuti hal tersebut Bupati Malang berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk memberikan bantuan gronjong kawat dan semen.

Sementara itu Bupati Malang menjelaskan bahwa penyebab terjadinya ini merupakan peristiwa alam pergeseran tanah yang menyebabkan tanah jalan rabat beton yang anjlok dan ambles.

“Pergeseran tanah ini kan memang peristiwa alam dan jika ingin mencari penyebabnya harus dilakukan penelitian digali sampai beberapa meter dan diteliti tanahnya,” tutur Bupati Malang

Diketahui wilayah Malang Raya merupakan jalur lempeng bumi yang menyebabkan sering terjadinya pergeseran tanah. “Panjang tanahnya yang bergeser 50 meter dan mengakibatkan jalan rabat beton bergeser sekitar 20 cm. Jika tidak diperbaiki kemungkinan bisa menyebabkan jalan ini putus terkena longsor dan jalannya juga menjadi rusak,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !