Ciptakan Kota Tematik dan Pedestrian untuk Wisatawan yang Berkunjung, Kadis PUPR Alfi: Program Kerja 2024 - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Jul 2024 09:20 WIB ·

Ciptakan Kota Tematik dan Pedestrian untuk Wisatawan yang Berkunjung, Kadis PUPR Alfi: Program Kerja 2024


 Kadis PUPR Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., IPM. (Yan) Perbesar

Kadis PUPR Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., IPM. (Yan)

BACAMALANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu terus berbenah dan berinovasi di tahun 2024. Tujuannya adalah untuk memastikan Kota Batu menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi para wisatawan.

Setelah memperbaharui fasilitas umum seperti jalan raya dan drainase, DPUPR Kota Batu kini menggagas program Kota Tematik. Program ini masih dalam proses pengembangan.

Visi DPUPR adalah mewujudkan sarana dan prasarana yang memadai untuk para wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Selain itu, DPUPR juga bertujuan mendukung Kota Batu sebagai kota wisata yang mandiri, maju, dan sejahtera melalui implementasi Desa Berdaya Kota Berjaya.

Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., IPM, menjelaskan bahwa tugas DPUPR tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan kualitas dan kuantitas jalan sesuai dengan kebutuhan pengembangan kota. Selain itu, DPUPR berfokus pada pengembangan sarana permukiman yang sehat dan sistem drainase yang baik untuk mengurangi genangan air di seluruh wilayah Kota Batu.

“Kami juga mewujudkan sistem pengendalian tata ruang, menciptakan pedestrian bagi pejalan kaki, dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Alfi Nurhidayat kepada awak media.

Program unggulan DPUPR melibatkan pengelolaan tata ruang kota dengan pendekatan tematik. Revitalisasi drainase dilakukan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Semeru, Bromo, Diponegoro, dan beberapa ruas jalan lainnya.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu, Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T, PM, menyebut bahwa anggaran sebesar Rp 41 miliar telah dialokasikan untuk berbagai program. DPUPR berkoordinasi dengan DPUPR Provinsi Jawa Timur dalam proses pengerjaan. Salah satu langkah adalah menebang pohon di beberapa ruas jalan untuk menciptakan kota tematik dan area pedestrian bagi pejalan kaki. Namun, DPUPR juga menanam pohon baru sebagai pengganti.

Eko Setiawan menegaskan bahwa pohon yang ditebang adalah yang membahayakan pengendara dan pejalan kaki. Usia pohon dan kondisi fisiknya menjadi pertimbangan utama. Selain mengancam keselamatan, akar pohon juga dapat merusak paving di atas drainase yang telah dibangun.

Dengan upaya ini, DPUPR Kota Batu berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan memastikan Kota Batu tetap menjadi tujuan wisata yang menarik bagi para pengunjung.

Ia pun menjelaskan tentang pemindahan pohon di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan pohon yang dimaksud akan berada di jalur kewenangan Provinsi Jawa Timur.

“Pada intinya, kami hanya melaksanakan dan mengikuti saran dari provinsi untuk memindahkan pohon ke aset mereka,” ujar Eko Setiawan. Meskipun demikian, pohon-pohon yang ada di sepanjang Jalan Panglima Sudirman belum tertata dengan baik, baik dari segi jenis maupun bentuknya.

Melalui program kerja, DPUPR Kota Batu berusaha menciptakan kota tematik dengan menanam kembali jenis Tabebuya. Tujuannya adalah agar Kota Batu terlihat lebih indah, terutama bagi para wisatawan dan pejalan kaki.

Beberapa ruas jalan yang dibangun, seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan Semeru, Jalan Patimura, Jalan Dewi Sartika, Jalan Diponergoro, dan Jalan Sutan Hasan Halim, mendapat dukungan penuh dari Provinsi Jawa Timur.

Eko Setiawan berharap pihak Pemerintah Kota Batu, khususnya DPUPR, dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, sehingga pengunjung akan mengenang Kota Batu dengan baik. Fasilitas untuk difabel dan pejalan kaki juga diperhatikan, dan kerjasama dengan hotel-hotel diharapkan dapat mengurangi kemacetan.

 

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 259 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Iduladha 1447 H di Lapas Kelas I Malang, 2.425 Warga Binaan Nikmati Gulai Sapi Kurban

27 Mei 2026 - 20:31 WIB

Menjaga Warisan Leluhur Lewat Segelas Jamu, Gerakan Sederhana FSTeM UB untuk Budaya dan Kesehatan

27 Mei 2026 - 20:27 WIB

Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati, Panitia Masjid di Sukun Malang Tekan Limbah Plastik

27 Mei 2026 - 18:33 WIB

Polres Malang Ungkap Kasus Januari-Mei, Janji Tindak Tegas Pelaku Street Crime

27 Mei 2026 - 18:01 WIB

Kecelakaan Maut di Sumbermanjing Wetan, Pelajar SMP Naik Motor Tewas Usai Serempetan dengan Truk

27 Mei 2026 - 16:36 WIB

Polres Batu Sembelih 4 Sapi dan 35 Kambing Kurban, Daging Didistribusikan untuk Warga dan Ponpes

27 Mei 2026 - 16:14 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !