Dinamika Partai dan Potensi Bumbung Kosong dalam Pilbup Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Agu 2024 09:45 WIB ·

Dinamika Partai dan Potensi Bumbung Kosong dalam Pilbup Malang


 Koordinator ARELA, Bastian Nova Pratama (kiri) dan Tokoh Pemuda Turen, Sugeng (kanan).(ist) Perbesar

Koordinator ARELA, Bastian Nova Pratama (kiri) dan Tokoh Pemuda Turen, Sugeng (kanan).(ist)

BACAMALANG.COM – Jutaan warga Kabupaten Malang mengamati dengan keheranan mengapa, meskipun jadwal Pemilihan Bupati (Pilbup) semakin dekat, konstelasi politik terasa begitu tenang. BacaMalang melakukan wawancara terbatas dengan narasumber untuk menggali alasan di balik pasifnya partai politik dalam meluncurkan bakal calon Bupati dan potensi terjadinya bumbung kosong.

Selektivitas Partai Politik

Koordinator Komunitas Arek Lawang (ARELA), Bastian Nova Pratama, berpendapat bahwa masyarakat Kabupaten Malang sebaiknya lebih selektif dalam mencari sosok figur yang memiliki karakter kuat untuk menyaingi dominasi petahana. Ia juga menyoroti penerapan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Presiden terpilih Prabowo, yang menurutnya kurang menguntungkan. Money politik dan politik kotor dapat merusak integritas pemilihan.

Lambannya Peluncuran Paslon

Yudha, perajin Resin Art Turen, menyatakan bahwa strategi dari masing-masing pasangan calon (Paslon) berbeda. Beberapa Paslon mungkin masih dalam tahap gerilya karena menghadapi petahana yang sulit dilawan dengan strategi biasa. Terkait penerapan koalisi pilpres di tingkat daerah, Yudha menegaskan bahwa kompetisi memerlukan kesiapan untuk menang dan kalah.

Calon Independen dan Potensi Bumbung Kosong

Yudha berharap ada calon bupati yang murni mengemban amanah rakyat, meskipun tidak melalui jalur partai yang penuh intrik. Menurutnya, bumbung kosong tidak mungkin terjadi, karena petahana juga khawatir dengan kinerja mereka yang dinilai negatif oleh warga.

Tokoh Pemuda Kecamatan Turen, Sugeng, menjelaskan bahwa partai politik mungkin menunggu situasi berkembang untuk menentukan calon. Selektivitas partai terkait elektabilitas dan pembiayaan. Sugeng menyebut beberapa alasan lambannya peluncuran paslon, termasuk pragmatisme, minimnya semangat perjuangan, dan pertimbangan kematangan keputusan.

Potensi Bumbung Kosong

Sugeng mengakui bahwa potensi bumbung kosong sangat mungkin terjadi. Petahana memiliki modal sosial sebelum pemilihan karena pengalaman sebelumnya. Warga harus memantau perkembangan situasi dengan cermat.

 

Pewarta/Editor: Hadi Triswanto

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !