BACAMALANG.COM – Seorang guru SMA Negeri di Kota Malang, Achmad Redha (29), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di Jalan Abdul Qodir Jaelani, RT 3 RW 7, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Rabu (7/8/2024).
Kapolsek Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo, menyatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Sutini. “Sekitar pukul 08.00 WIB, korban mengeluh pusing. Saksi menawari korban untuk diantar ke rumah sakit,” ujarnya.
Saksi kemudian memesan taksi online dan meminta bantuan warga sekitar untuk mengecek kondisi korban. “Setelah dicek, denyut nadinya sudah tidak ada dan korban dinyatakan meninggal,” jelasnya.
Warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungkandang. Tak lama kemudian, anggota polsek bersama tim medis tiba di lokasi untuk memastikan kondisi korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA).
“Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa korban diduga meninggal karena sakit. Dari keterangan saksi, korban pernah menyampaikan bahwa ia menderita sakit jantung dan kaki gajah,” terang AKP Effendi.
Sehari sebelumnya, korban mengeluh sesak napas kepada ibu kosnya. Namun, saat diajak ke rumah sakit, korban menolak dan hanya meminta air putih.
AKP Effendi menambahkan bahwa korban bekerja sebagai guru di SMAN 3 Kota Malang dan tinggal sendiri di kamar kosnya sejak tahun 2017. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarganya di Surabaya,” pungkasnya.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































