Guru SMAN 3 Malang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 8 Agu 2024 13:47 WIB ·

Guru SMAN 3 Malang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos


 Petugas saat akan mengevakuasi jenazah Achmad Redha yang ditemukan meninggal dalam kamar kosnya. (Humas) Perbesar

Petugas saat akan mengevakuasi jenazah Achmad Redha yang ditemukan meninggal dalam kamar kosnya. (Humas)

BACAMALANG.COM – Seorang guru SMA Negeri di Kota Malang, Achmad Redha (29), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di Jalan Abdul Qodir Jaelani, RT 3 RW 7, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Rabu (7/8/2024).

Kapolsek Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo, menyatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Sutini. “Sekitar pukul 08.00 WIB, korban mengeluh pusing. Saksi menawari korban untuk diantar ke rumah sakit,” ujarnya.

Saksi kemudian memesan taksi online dan meminta bantuan warga sekitar untuk mengecek kondisi korban. “Setelah dicek, denyut nadinya sudah tidak ada dan korban dinyatakan meninggal,” jelasnya.

Warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungkandang. Tak lama kemudian, anggota polsek bersama tim medis tiba di lokasi untuk memastikan kondisi korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA).

“Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa korban diduga meninggal karena sakit. Dari keterangan saksi, korban pernah menyampaikan bahwa ia menderita sakit jantung dan kaki gajah,” terang AKP Effendi.

Sehari sebelumnya, korban mengeluh sesak napas kepada ibu kosnya. Namun, saat diajak ke rumah sakit, korban menolak dan hanya meminta air putih.

AKP Effendi menambahkan bahwa korban bekerja sebagai guru di SMAN 3 Kota Malang dan tinggal sendiri di kamar kosnya sejak tahun 2017. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarganya di Surabaya,” pungkasnya.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 178 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !