Halau PMK, Mahasiswa UMM Bantu Vaksinasi di Ngantang dan Kasembon - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Agu 2022 21:10 WIB ·

Halau PMK, Mahasiswa UMM Bantu Vaksinasi di Ngantang dan Kasembon


 Halau PMK, Mahasiswa UMM Bantu Vaksinasi di Ngantang dan Kasembon Perbesar

BACAMALANG.COM – Untuk menghalau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, puluhan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membantu vaksinasi di Ngantang dan Kasembon Kabupaten Malang baru-baru ini.

“Jawa Timur merupakan sasaran utama penanganan PMK. Hal ini terjadi karena Jatim memiliki populasi ternak sapi tertinggi di Indonesia, utamanya di wilayah Kabupaten Malang. Peternak sapi di Kabupaten Malang tersebar di beberapa daerah seperti Pujon, Ngantang, dan Kasembon. Produk yang biasanya dihasilkan adalah susu perah dan daging sapi. Tingginya angka peternak sapi tersebut membuat dampak ekonomi akibat PMK semakin terasa,” tegas Kepala Satuan Tugas (satgas) PMK UMM, Prof. Dr. Lili Zalizar, M.S.

Untuk diketahui fokus tangani PMK UMM terjunkan 32 relawan ke Ngantang dan Kasembon membantu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang untuk proses vaksinasi PMK dosis kedua yang berlangsung dua minggu.

Lebih lanjut, Lili sapaan akrabnya mengatakan bahwa berkat pembatasan transportasi ternak dan vaksinasi pertama yang di lakukan, persebaran PMK pada hewan ternak cukup berkurang. Namun untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan ternak terhadap penyakit PMK, vaksinasi tahap kedua sangat dibutuhkan.

“32 relawan mahasiswa yang kita kirimkan semuanya berasal dari Program Studi Peternakan. Mereka akan bertugas untuk membantu proses vaksinasi dan juga rekap data ke database nasional. Vaksin tersebut akan disuntikan kepada sekitar 100–300 sapi per harinya. Kami sangat berharap selain memperkebal hewan ternak dari virus PMK, pemberian vaksin kedua ini juga akan menurunkan tingkat kematian hewan ternak akibat PMK,” kata Ketua Prodi Magister Agribisnis tersebut.

Sementara itu Wakil Rektor III UMM Dr. Nur Subeki, ST., MT mengatakan bahwa virus PMK sangat meresahkan kalangan peternak. Hadirnya para mahasiswa sebagai relawan PMK ini membuat saya bangga terhadap kepedulian untuk membantu masyarakat luas. Hal ini juga dapat membantu mahasiswa untuk memperkuat soft skill yang telah di bangun.

“Saya berharap mahasiswa yang diterjunkan ini akan menjadi penggerak untuk menangani wabah penyakit PMK di Malang. Selain itu, saya juga berharap apa yang Kita lakukan ini berdampak positif untuk mengurangi persebaran penyakit PMK pada hewan ternak,” pungkasnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Percepat Pemulihan Pascabencana, BPBD Kabupaten Malang Genjot Akurasi Data Lewat Bimtek Jitupasna

24 April 2026 - 12:52 WIB

Hijaukan TPA Supit Urang, Polresta Malang Kota Tanam 250 Pohon Sambut Hari Bhayangkara ke-80

24 April 2026 - 12:31 WIB

Bayi Dibuang dalam Kardus, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi: Alasan Tak Siap Mental dan Terhimpit Ekonomi

24 April 2026 - 09:57 WIB

Ucapan Diduga Bernuansa SARA Picu Demo di PN Kepanjen, Massa Tuntut Oknum Panitera Diproses Hukum

24 April 2026 - 07:47 WIB

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !