Kasus Covid-19 di Jatim Terus Naik, Gubernur Khofifah Ingin Ini - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 23 Mei 2020 15:49 WIB ·

Kasus Covid-19 di Jatim Terus Naik, Gubernur Khofifah Ingin Ini


 Kasus Covid-19 di Jatim Terus Naik, Gubernur Khofifah Ingin Ini Perbesar

BACAMALANG.COM – Angka kasus Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di Jawa Timur terus mengalami kenaikan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menginginkan agar keberadaan rumah sakit lapangan atau darurat dimaksimalkan.

Hal ini diungkapkan Khofifah saat meninjau RS Lapangan Covid-19 Jatim di Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jalan Indrapura 17 Surabaya, Jum’at (22/5/2020).

“Yang kita ingin bahwa yang di RS rujukan itu yang kondisi berat, yang ringan dan sedang seyogyanya kita siapkan di rumah sakit lapangan seperti sekarang. Kalau total dengan ekstensifikasi kamar-kamar itu semua, bisa sampai 500 bed,” kata Khofifah.

Khofifah pun menyebutkan rumah sakit darurat itu diperuntukkan bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kategori ringan. Rumah sakit darurat itu sendiri dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

“Kita siapkan juga ICU, Ventilator, hingga sarana pemulasaraan di belakang juga kita siapkan,” ucap orang nomor satu Jatim ini.

Sebagai informasi, rumah sakit darurat ini dibangun dengan dua basis utama, yaitu gedung dan tenda. Satu gedung utama tengah dalam persiapan sedangkan lima ruangan berbasis tenda telah rampung pengerjaannya. Kelima tenda tersebut nantinya akan dibagi peruntukannya yaitu, tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi.

Sedangkan untuk kesediaan tenaga kesehatan, Pemerintah Provinsi Jatim akan melakukan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau PPNI. Bersama IDI dan PPNI akan dilakukan perekrutan tenaga relawan guna pengoptimalan pelayanan medis bagi pasien. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kursi Sekda Kota Malang Kosong, Erik Setyo Santoso Bergeser Jadi Asisten Administrasi Umum

31 Juli 2026 - 17:29 WIB

Rotasi Pejabat Pemkot Malang, Wali Kota Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

31 Juli 2026 - 17:07 WIB

Istikamah Berbagi, Tim Berkah Abadi Bersaudara Sediakan 1.000 Porsi Makan Gratis Setiap Jumat di Sumberpucung

31 Juli 2026 - 16:37 WIB

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Tegaskan Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Siap Lanjutkan Inovasi Pendahulu

31 Juli 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Puncak Kemarau, BPBD Kabupaten Malang Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

31 Juli 2026 - 14:05 WIB

Jasad Ditemukan di Perkebunan Gunung Tumpeng Singosari, Medan Terjal Hambat Proses Evakuasi

31 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !