BACAMALANG.COM – Ketua Umum Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI), DR. Hj. Marlinda Irwanti, SE, Msi, menegaskan bahwa perempuan bukanlah “konco wingking” (hanya berada di dapur atau periuk), melainkan wanita-wanita hebat yang berkontribusi dalam pembangunan dan memiliki peran strategis di berbagai aspek politik, sosial, dan budaya.
Dalam pertemuan G-20 tentang program pembangunan pemerintah, perempuan aktif berperan sebagai subyek, bukan hanya obyek pembangunan. “Banyak menteri perempuan yang memegang tampuk pimpinan, dan kepala daerah di berbagai wilayah juga didominasi oleh perempuan,” terangnya.
Menurutnya, konco wingking atau ibu hanya didapur atau periuk sudah tidak tepat lagi, bahwa perempuan harus menjaga jati dirinya untuk kemajuan bangsa. “Perempuan juga tidak lepas dari kodratnya sebagai pendamping suami, sebagai ibu bangsa, sebagai pendidik utama dan pertama dalam keluarga, karena generasi bangsa akan menjadi baik apabila ibu adalah guru yang menjadi contoh tauladan bagi putra-putrinya,” tukasnya.
Penasehat FPPI Kabupaten Malang, Hj Hanik Didik Gatot Subroto menambahkan, ke depan FPPI siap berkolaborasi dengan lintas antar organisasi mampu wadah bagi perempuan agar mempunyai ketrampilan dan pengetahuan bisa diberdayakan dipergunakan untuk menguatkan ekonomi keluarga.
“Perempuan di Kabupaten Malang sudah banyak karya dihasilkan, karya-karya bagi pembangunan Kabupaten Malang, sehingga bisa mendorong majunya pendidikan bagi putra-putrinya dan saat ini perempuan mempunyai kesempatan di ruang publik,” paparnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang FPPI Kabupaten Malang, Anggraeni, S.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memperingati Hari Jadi FPPI ke-15 dengan memberikan program pemberdayaan kepada perempuan, khususnya tentang literasi. “Jadi bagaimana perempuan itu bisa berdaya dalam menghadapi Society atau digitalisasi khususnya di 5.0,” sebutnya.
Lanjut dia, sebenarnya telah banyak program dalam yang sudah dilakukan FPPI, seperti pemanfaatan pemasaran dengan menggunakan aplikasi digital supaya lebih baik di sosial media. “Jadi kita mengoptimalkan sosial media untuk menarik pelanggan, kebetulan Ketua Umum FPPI datang ke sini untuk menekankan lagi bagaimana FPPI Kabupaten Malang bisa lebih maksimal dalam program literasi perempuan dalam menghadapi tantangan jaman,” imbuhnya.
Pewarta: Mulyono
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































