Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Warganet Tumpahkan Emosi di Medsos - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Okt 2022 18:28 WIB ·

Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Warganet Tumpahkan Emosi di Medsos


 Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Warganet Tumpahkan Emosi di Medsos Perbesar

BACAMALANG.COM – Bertambah jadi 132 korban meninggal di Tragedi Kanjuruhan, ratusan Netizen menumpahkan emosi di Medsos, Selasa (11/10/2022).

Untuk diketahui di tengah upaya keras Aremania melakukan gerakan usut tuntas, masih saja diterpa kesedihan mendalam karena bertambah satu korban meninggal, yakni warga Dusun Banjar Patoman, Dampit, Kabupaten Malang, Helen Prisela (20).

Korban sebelumnya kondisinya kritis 10 hari terakhir di IGD RSSA Kota Malang. Keadaannya sangat memilukan, tangan kiri patah, kepala kerapkali pusing, dan muntah-muntah.

Selain keluarga, nampak manajer tim Arema, Ali Rifki, dan Walikota Malang, Sutiaji, ikut menunggu jenazah yang masih menuju transit kamar jenazah, RSSA Kota Malang. Keluarga tampak berduka mendalam atas kepergian Helen.

Mendiang adalah mahasiswi di sebuah akademi kebidanan itu sebelumnya menjalani perawatan di RS Cakra Malang. Helen adalah salah satu pasien yang sempat dijenguk oleh Presiden Joko Widodo.

Ia dinyatakan meninggal pukul 14.25 WIB. Almarhumah sudah dalam keadaan agak kritis. Dalam perjalanannya semakin memburuk. Karena masuk (RSSA) sudah dengan multi trauma.

Tak ayal berita menyebar cepat di media, memantik sikap emosional ratusan netizen yang minta dilakukan usut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

“Humas Polda Jatim lihatlah. Korban dari Kanjuruhan. Apa masih kurang cukup 130 lebih nyawa. Dengan statemen ” korban bukan karena gas air mata?” Turut berduka cita semoga keluarga diberi kesabaran,” tulis akun Joni Kusnandar di grup FB.

Reaksi amarah lain muncul dari netizen lainnya. “Usut harus bertanggung jawab atas semua keluarga yang berduka maupun terluka yang masih dirawat inap,” tegas akun Rez Fatt di grup FB.

“Korban berjatuhan ratusan, tetapi sampai detik ini tidak ada yang menyimpulkan GAS AIR MATA penyebabnya. Malah dianggap tak berbahaya,” tandas akun Achmad Jaenuri di grup FB. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !