BACAMALANG.COM – Kunjungan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mendapat sambutan yang sangat meriah saat berkuinjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (22/2/2025).
Raffi Ahmad didampingi istrinya Nagita Slavina, disambut aksi dari para seniman dari komunitas Pesona Gongdanglegi, yang sudah dikenal sebagai event parade karnaval seni budaya maupun seni kontemporer yang menonjolkan kreativitas melalui kreasi kostum, keindahan gerakan keselarasan gerak, irama musik serta jalan cerita yang berasal dari Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang sejak tahun 2012.
Bersama Joko Roro, Duta Wisata Kabupaten Malang, beberapa karakter unik yang ditampilkan untuk menyambut UKP yang juga founder RANS Entertainment tersebut, antara lain sosok Ayam di cerita rakyat Ciung Wanara, Kerajaan Gatot Kaca, serta Cosplay karakter peri dan Garuda Emas.
Salah satu pelaku seni Pesona Gondanglegi, Mohammad Ma’ruf mengaku senang mendapat kesempatan tampil dalam menyambut kedatangan Raffi Ahmad ini.
“Acara ini menjadi momen pas untuk menunjukkan bahwa di Malang ada banyak seniman dengan kreasi-kreasi yang tak kalah menarik,” ujarnya kepada BacaMalang.com di sela kegiatan.
Apalagi, imbuh Ma’ruf.

Raffi Ahmad didampingi istrinya Nagita Slavina, berfoto bersama seniman Pesona Gondanglegi di KEK Singhasari, Kabupaten Malang, Sabtu (22/2/2025). (Nedi Putra AW)
Raffi terpikat dan sangat antusias dengan karakter yang dihadirkan kali ini. Bahkan ayah dari Rafathar ini penasaran untuk mengetahui media sosial, khususnya kanal YouTube dan website dari Pesona Gondanglegi ini agar dapat mengetahui kiprahnya lebih jauh.
“Kami berharap dari pertemuan dengan mas Raffi Ahmad ini akan ada perhatian dan bantuan dari pemerintah, mengingat gerakan kami sejak awal adalah independen, namun menyangkut banyak sisi di masyarakat, khususnya roda perekonomian rakyat dengan geliat UMKM, hingga perolehan parkir yang ternyata sangat fantastis untuk sebuah event di kawasan kecamatan,” urainya.
Pesona Gondanglegi ini selalu diikuti ratusan peserta yang menyedot pengunjung dari dalam maupun luar daerah. Menurutnya, perhatian dari pemerintah akan sangat penting dengan potensi yang ada dalam event yang digelar Pesona Gondanglegi setiap tahunnya tersebut.
“Kami punya target besar untuk dapat tampil dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, untuk menjadikan event sebagai daya tarik utama pariwisata Indonesia di kancah dunia,” tandas pria asli Gondanglegi ini.
Komunitas ini sebelumnya sudah pernah mengirimkan karakter-karakter ini, seperti ke sebuah acara populer yang dipandu Andre Taulany di salah satu stasiun televisi swasta.
“Sementara untuk bulan Agustus nanti, kami akan bawa ke salah satu event akbar yang menghadirkan kreasi para seniman dari Sabang sampai Merauke,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Umum KEK Singhasari Purnadi menambahkan, pada prinsipnya KEK ini merupakan Human Development Zone yang mewadahi anak muda dengan segala kreativitasnya.
Menurutnya, KEK Singhasari adalah kawasan edukasi di Kabupaten Malang dengan sasaran 5 hingga 10 tahun ke depan, para generasi muda ini bisa bertranformasi ke arah yang lebih baik, bahkan diharapkan juga agar bisa ke tingkat unicorn.
“Selain sebagai kawasan edukasi, di sini juga dikembangkan pariwisata dan teknologi,” tandas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang ini.
Pewarta: Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































