BACAMALANG.COM – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi. Kali ini menimpa Rizky Septiawan (28), seorang karyawan catering yang tinggal di Jalan Kweni, Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sepeda motor Honda Beat miliknya hilang saat diparkir di tempat kerja pada Sabtu (6/6/2026).
Untuk memperluas pencarian, Rizky menyebarkan informasi beserta ciri-ciri motornya ke berbagai grup media sosial, termasuk komunitas di wilayah Malang Raya. Ia berharap ada masyarakat yang melihat keberadaan kendaraan tersebut apabila telah dibawa keluar kota.
Rizky menjelaskan, pencurian terjadi sekitar pukul 10.43 WIB dan terekam jelas kamera CCTV. Pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk membawa kabur motor tersebut.
“Pelaku cukup profesional dan diduga sudah melakukan survei terlebih dahulu sebelum beraksi. Pencurian hanya membutuhkan waktu satu menit. Saya memperluas pencarian lewat berbagai media sosial agar motor cepat ditemukan, salah satunya melalui grup komunitas di Malang Raya,” ujar Rizky kepada Bacamalang, Kamis (11/6/2026).
Menurut Rizky, saat kejadian ia bersama seorang rekan kerja baru saja memulai aktivitas di tempat catering. Keduanya datang menggunakan sepeda motor masing-masing. Motor milik Rizky diparkir di halaman depan, tepat di belakang motor rekannya.
Sekitar pukul 10.00 hingga 10.30 WIB, Rizky sempat berada di teras untuk menunggu kurir penjemputan catering. Setelah itu ia masuk ke dalam ruangan kerja. Saat itu gerbang lokasi tidak tertutup rapat dan masih menyisakan celah sekitar 10 sentimeter.
Meski posisi motor tidak terlalu terlihat dari jalan karena terhalang kendaraan lain, serta jaraknya hanya sekitar satu hingga dua meter dari ruang kerja, Rizky mengaku tidak mendengar adanya aktivitas mencurigakan.
Kehilangan baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIB ketika ia keluar ruangan dan hendak berbincang dengan rekannya. Saat itu, motor Honda Beat tahun 2025 warna hitam doff bernomor polisi B 6465 RAF sudah tidak berada di lokasi.
Motor tersebut memiliki sejumlah ciri khusus, di antaranya seluruh bodi telah dilapisi skotlet hitam doff, emblem “Beat” diganti dengan aksesoris akrilik bergaya huruf Jepang, menggunakan sarung shockbreaker hitam polos, serta terdapat tambahan slebor pada ban belakang.
Rizky mengungkapkan, motor yang baru berusia sekitar enam bulan itu dibeli secara tunai seharga Rp19,5 juta. Saat ini nilai jual bekasnya diperkirakan masih sekitar Rp17 juta. Selain digunakan untuk bekerja, kendaraan tersebut juga menjadi sarana mencari penghasilan tambahan sebagai pengemudi ojek online.
“Di kondisi ekonomi seperti sekarang, pekerjaan sampingan sangat diperlukan, apalagi bagi yang sudah berkeluarga. Karena motor hilang, sementara aktivitas ngojek harus dihentikan dulu,” katanya.
Usai kejadian, Rizky langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kebayoran Lama pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV.
Namun hingga Rabu (11/6/2026), belum ada perkembangan signifikan karena proses identifikasi pelaku masih berlangsung. Identitas maupun alamat pelaku juga belum diketahui.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV milik warga sekitar, Rizky memperoleh informasi bahwa sekitar satu bulan sebelumnya juga terjadi kasus kehilangan motor Honda Beat di lingkungan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan sepeda motor dengan ciri-ciri tersebut diharapkan segera melapor kepada kepolisian terdekat atau menghubungi pemilik melalui pesan di media sosial.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































