IPC Kabupaten Malang Hidupkan Catur dan Cetak Bibit Unggul Berprestasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 11 Jun 2026 14:42 WIB ·

IPC Kabupaten Malang Hidupkan Catur dan Cetak Bibit Unggul Berprestasi


 Ketua dan pengurus IPC bersilaturahmi dengan anggota DPRD, menjajaki sinergi untuk kemajuan catur di Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Ketua dan pengurus IPC bersilaturahmi dengan anggota DPRD, menjajaki sinergi untuk kemajuan catur di Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Geliat catur usia dini di Kabupaten Malang makin terasa. Di balik itu ada Insan Peduli Catur (IPC), komunitas swadaya yang konsisten membina pecatur cilik U-7 hingga U-15. Tanpa dana hibah pemerintah, IPC rutin menggelar turnamen kelompok umur dan pembinaan mandiri.

Hasilnya mulai terlihat. Sejumlah pecatur muda binaan IPC unjuk gigi dengan prestasi menjanjikan. Mereka antara lain Clretta Meisie Santiano U-9 asal Kepanjen, Adibah Rafailah Marsah U-11 asal Bululawang, Nuski asal Bululawang, Mochammad Fadlil Abrori Salim U-11 asal Kepanjen, Muhammad Abyan Dliya’ussalam asal Bululawang, M. Iqbal Lazuardi asal Poncokusumo, Ilba asal Bululawang, serta Wildan Bagus Rahmanda dari Singosari sebagai maskot catur Kabupaten Malang.

Kiprah IPC makin kuat dengan dukungan tokoh masyarakat, praktisi hukum Agus Subyantoro, S.H. Agus menegaskan sinergi jadi kunci agar potensi anak tidak terhambat persoalan organisasi.

“Harapan kami, segera ada koordinasi dan komunikasi yang baik antara Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI), sebagai induk organisasi catur dengan IPC sebagai wadah insan peduli catur. Jika ini bisa terlaksana, bukan hal yang mustahil Kabupaten Malang melahirkan atlet tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Agus Subyantoro, kepada bacamalang, Kamis (11/6/2026).

Salah satu contoh kesuksesan adalah dalam turnamen IPC di MI IMAMI Kepanjen, Minggu (31/5/2026) lalu. Agus hadir bersama Ketua IPC Jupri. Kolaborasi ini jadi bukti bahwa pembinaan catur di Malang Raya tetap jalan meski ada kendala struktural. Semangat orang tua dan kepedulian tokoh jadi bahan bakar IPC untuk terus mencetak bibit unggul.

Sepanjang 2026, IPC sudah menggelar sejumlah kompetisi pelajar. Dua yang paling ramai adalah Student Chess Competition IPC 2026 dan seri Intern Chess Series. Antusiasme peserta jadi sinyal bahwa olahraga otak ini punya masa depan cerah di Bumi Kanjuruhan.

Kini bola ada di tangan Pemerintah Kabupaten Malang, KONI, dan Dispora. IPC berharap ada ruang komunikasi dan dukungan fasilitas. Dengan perhatian serius, jalan lahirnya Grandmaster baru dari Kabupaten Malang semakin terbuka.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wali Kota Batu Apresiasi Turnamen Catur Bahagia SIWO PWI Malang Raya, Perkuat Sportivitas dan Sinergi Antarlembaga

6 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Sumberdem Peringati Hari Anak Nasional Lewat Permainan Tradisional Bertema “Pelangi Anak Nusantara”

4 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Buku Lintas Sejarah Etnis Tionghoa di Malang, Menelusuri Jejak Komunitas yang Membentuk Wajah Kota

4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Kolaborasi PartiLibur Caravan, Bawa Kota Batu Naik Kelas Sebagai Destinasi Festival Musik

3 Agustus 2026 - 01:33 WIB

NTRL Hipnotis Penonton Partilibur Caravan 2026, Tribute Haru untuk Trisno Pas Band

1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Pengurus PAKASA Malang Raya 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Pelestarian Budaya Jawa

1 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !