BACAMALANG.COM – Dua kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Malang dalam waktu sehari, Jumat (4/9/2026). Kebakaran pertama menghanguskan lahan tebu seluas sekitar 1,5 hektare di Kecamatan Bululawang, sedangkan kebakaran lainnya melanda sebuah toko bangunan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Dari dua kejadian tersebut, total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp735 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kedua peristiwa tersebut.
Lahan Tebu Terbakar di Bululawang
Kebakaran pertama terjadi di lahan tebu yang berada di Jalan Samsul Arifin, Desa Bulupayung, Kecamatan Bululawang, Jumat siang.
Api diketahui warga sekitar pukul 12.28 WIB, tak lama setelah salat Jumat. Saat ditemukan, kobaran api sudah membesar dan mulai merambat membakar tanaman tebu di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, mengatakan setelah menerima laporan masyarakat, petugas langsung bergerak menuju lokasi.
“Setelah laporan masuk, tim langsung berangkat,” ujar Purwoto, Sabtu (5/9/2026).
Petugas gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WIB. Proses pemadaman juga sempat berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kepulan asap tebal terlihat membumbung hingga dari kejauhan.
Untuk menjinakkan api, Damkar Kabupaten Malang mengerahkan tiga unit kendaraan dengan sembilan personel. Penanganan turut melibatkan Pusdalops BPBD Kabupaten Malang, Polsek Bululawang, Babinsa Desa Krebet, Koramil, Damkar PG Krebet Baru, Damkar Krebet, masyarakat, Marva Telekomunikasi, serta Buana Solusindo.
Petugas berupaya memutus perambatan api agar tidak menjalar ke area lainnya. Dukungan armada pemadam membuat kebutuhan air selama proses pemadaman dapat terpenuhi.
Setelah sekitar satu setengah jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.20 WIB.
“Setelah dilakukan penanganan, kebakaran lahan tebu berhasil dipadamkan dan tidak ditemukan lagi bara api. Kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi juga telah kembali normal,” jelas Purwoto.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp35 juta. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Toko Bangunan Terbakar di Sumbermanjing Wetan
Beberapa jam sebelumnya, kebakaran juga terjadi di sebuah toko bangunan di Desa Mulyosari, Dusun Harjo Kuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.17 WIB. Warga yang mengetahui adanya kebakaran kemudian melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak empat armada dengan 11 personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara letusan keras disusul suara pecahan kaca dari arah toko. Saat diperiksa, api sudah membesar dan membakar bagian dalam bangunan berukuran sekitar 25 x 30 meter.
Material yang berada di dalam toko, seperti triplek, kayu, dan kardus, membuat api dengan cepat membesar.
Petugas Damkar bersama personel Polsek dan Koramil Sumbermanjing Wetan kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikuasai dan dinyatakan padam total sekitar pukul 05.25 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil yang dialami pemilik toko diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Untuk penyebab kebakaran, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.
Warga Diimbau Waspada
BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memunculkan percikan api, termasuk membakar sampah sembarangan maupun membuat perapian di lokasi yang rawan.
BPBD juga meminta masyarakat terus memantau informasi dan perkembangan terkait kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Malang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































