Replika Masjid Nabawi di Kota Malang Hampir Rampung, Progres 85 Persen Siap Jadi Ikon Wisata Religi dan Kampung Madinah - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 8 Agu 2026 22:31 WIB ·

Replika Masjid Nabawi di Kota Malang Hampir Rampung, Progres 85 Persen Siap Jadi Ikon Wisata Religi dan Kampung Madinah


 Pembangunan pusat wisata religi di Kota Malang. (ist) Perbesar

Pembangunan pusat wisata religi di Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Kota Malang segera memiliki ikon wisata religi baru. Pembangunan Masjid Al-Ihsan, replika Masjid Nabawi yang menjadi bagian dari kawasan Kampung Madinah di Jalan Joyosuko Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, kini telah mencapai sekitar 85 persen dan memasuki tahap akhir (finishing).

Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektare, kawasan ini dirancang menghadirkan nuansa Kota Suci Madinah secara autentik di Kota Malang. Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Al-Ihsan juga diproyeksikan sebagai pusat edukasi manasik haji, destinasi wisata religi, sekaligus kawasan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah melalui pengembangan UMKM.

Progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Struktur utama masjid seluas sekitar 1.200 meter persegi telah rampung berdiri. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian interior, pemasangan ornamen khas Masjid Nabawi seperti replika tiang ikonik, detail kayu jati berlapis emas, penyempurnaan sistem pencahayaan, penataan taman, area parkir terpadu, serta kawasan kuliner dan sentra UMKM yang mengusung nuansa Timur Tengah.

Progres pembangunan. (ist)

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat sebelumnya menyampaikan bahwa kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi wisata rohani, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Selain tempat wisata religi, kawasan ini juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Nantinya tersedia beragam produk dan pernak-pernik khas seperti yang dijumpai di Madinah,” ujar Wahyu Hidayat.

Pembangunan Masjid Al-Ihsan dan Kawasan Kampung Madinah pada proses ground breaking pada 26 Oktober 2025 dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas saat itu, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dan Wali Kota Malang Dr.Ir. Wahyu Hidayat.

Pengembangan kawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pariwisata berkelanjutan yang didukung pemerintah pusat melalui berbagai skema pendanaan strategis.

Masjid Al-Ihsan mengadopsi konsep arsitektur yang terinspirasi dari Masjid Ar Rahman Kota Blitar. Pembangunannya dikerjakan oleh tim yang sama dengan izin dan kerja sama dari pengelola Masjid Ar Rahman sehingga menghadirkan nuansa khas Masjid Nabawi secara lebih autentik.

Dalam upaya mendukung pengembangan kawasan, pengelola juga melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspek strategis, mulai dari manajemen masjid, regulasi dan legalitas pengelolaan, hingga rencana pembangunan infrastruktur jalan tembus serta penyediaan berbagai sarana dan prasarana penunjang guna mendukung pengembangan kawasan wisata religi tersebut.

Dalam upaya mendukung pengembangan kawasan, pengelola juga melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. (ist)

Sementara itu, tokoh Heritage Malang Raya, Imawan Mashuri, menilai kawasan tersebut masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang lebih lengkap dan unik.

Menurutnya, area yang luas dapat dimanfaatkan sebagai pusat penyembuhan holistik berbasis syariah yang dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga medis, terapi herbal ala Nabi (thibbun nabawi), bekam, fasdu, hingga metode kesehatan Islami lainnya yang tetap mengedepankan standar ilmiah dan higienitas.

Selain itu, Imawan juga mengusulkan pembangunan Kebun Al-Qur’an, yaitu kawasan yang ditanami berbagai tumbuhan yang disebutkan dalam Al-Qur’an seperti pohon tin dan zaitun, dipadukan dengan peternakan domba serta edukasi flora dan fauna Islami.

“Kalau lahannya sangat luas, bisa ditanami seluruh tanaman yang disebut dalam Al-Qur’an, ditambah peternakan domba dan ditata secara menarik. Ini bisa menjadi destinasi wisata religi yang belum dimiliki daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar disiapkan terminal khusus bagi rombongan wisata maupun jamaah ziarah, lengkap dengan layanan shuttle menggunakan mobil golf agar mobilitas pengunjung di dalam kawasan lebih nyaman.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 85 persen, Masjid Al-Ihsan dan Kampung Madinah diperkirakan segera memasuki tahap operasional. Kehadirannya diharapkan menjadi ikon baru wisata religi, pusat edukasi Islam, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan sektor pariwisata di Kota Malang.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Panorama Bromo dan Karnaval Budaya Jadi Daya Tarik Eksotika Fun Walk Poncokusumo

5 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Sinergi Pendampingan Pacu Kualitas Desa Wisata Poncokusumo dan Ngawonggo

2 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Ayam Goreng Balai Kota Luncurkan Liwet Kendil Obonk, Sensasi Makan Bersama dalam Kendil Tanah Liat

30 Juli 2026 - 12:52 WIB

Kunjungi Kebun Sumbersuko Wagir, Arumi Kagum Jeruk Keprok Siyam Manis Sepanjang Tahun

23 Juli 2026 - 12:47 WIB

Pantai Parang Dowo Malang Selatan, Surga Karang Eksotis yang Memikat, Pengunjung Soroti Minimnya Fasilitas

22 Juli 2026 - 05:24 WIB

Menginap di Malang? Jangan Lewatkan 5 Rawon Legendaris Dekat dari Atria Hotel Malang

16 Juli 2026 - 08:54 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !