BACAMALANG.COM — Aksi nekat seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di Jalan Hamid Rusdi Gang II-B, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berakhir gagal. Terduga pelaku bahkan sempat menjadi bulan-bulanan warga setelah dikejar korban hingga akhirnya diamankan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial JS (23), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Ia diduga berusaha membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik Andrie Alfino (34).
Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin membenarkan adanya pengamanan terhadap JS. Menurutnya, aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan berkat respons cepat korban yang langsung mengejar pelaku sambil meminta pertolongan.
“Benar, telah diamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor. Aksinya berhasil digagalkan oleh pemilik kendaraan yang mengejar sambil meminta pertolongan. Warga kemudian turut mengamankan sebelum diserahkan kepada petugas,” ujar Ipda Lukman, Jumat malam.
Kejadian bermula ketika Andrie datang bertamu ke rumah temannya dan memarkirkan Honda Scoopy miliknya di depan rumah. Saat sedang berbincang di dalam rumah, ia tiba-tiba melihat lampu sepeda motornya menyala.
Merasa curiga, Andrie segera keluar. Ia mendapati sepeda motornya sudah dikuasai seseorang yang berusaha membawa kendaraan tersebut mundur keluar dari gang.
“Saya melihat lampu motor menyala, lalu langsung keluar. Ternyata motor sudah didorong mundur oleh pelaku untuk keluar gang,” kata Andrie.
Andrie spontan mengejar terduga pelaku dan berusaha menghentikannya. Dalam pengejaran tersebut, JS sempat terjatuh setelah ditendang korban. Namun, terduga pelaku kembali bangkit dan masih berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor tersebut.
Korban terus mengejar hingga ke ujung gang. Terduga pelaku kembali berhasil dijatuhkan. Meski demikian, JS masih berusaha menyalakan mesin dan membawa kabur kendaraan milik korban.
Andrie kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan dan mengepung terduga pelaku.
Upaya JS untuk melarikan diri akhirnya terhenti. Warga mengamankannya di salah satu rumah sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian.
Petugas piket yang dipimpin Ipda Dani selaku Pamapta Polresta Malang Kota kemudian mendatangi lokasi dan membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolresta Malang Kota.
Dari tangan JS, polisi mengamankan satu buah kunci T dan dua anak kunci yang diduga digunakan dalam aksi pencurian. Sementara sepeda motor yang menjadi sasaran adalah Honda Scoopy tahun 2019 warna cokelat-hitam dengan nomor polisi N 6739 EAO.
Berdasarkan keterangan korban, kunci T tersebut masih menempel pada bagian kendaraan ketika aksi pencurian berhasil digagalkan.
“Barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian sudah kami amankan bersama terduga pelaku. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan dan pemeriksaan Satreskrim,” jelas Lukman.
Penyidik masih mendalami dugaan tindak pidana tersebut, termasuk modus yang digunakan JS untuk menguasai kendaraan korban.
Lukman juga mengapresiasi respons cepat korban dan warga dalam menggagalkan aksi pencurian. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku yang diduga melakukan tindak pidana.
“Tujuannya agar setiap dugaan tindak pidana dapat diproses sesuai hukum. Kami mengapresiasi respons masyarakat yang membantu mengamankan, namun selanjutnya penanganan harus diserahkan kepada kepolisian,” tegasnya.
Polresta Malang Kota juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi yang minim pengawasan. Penggunaan kunci pengaman tambahan dan memastikan kendaraan terkunci dengan baik dinilai dapat membantu mencegah aksi pencurian.
Hingga kini, JS masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya.
“Terduga pelaku masih diperiksa oleh Satreskrim Polresta Malang Kota. Apabila ada perkembangan terbaru, akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkas Lukman.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































