BACAMALANG.COM-Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST) Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat perannya sebagai fakultas unggul berbasis IPTEK peternakan dengan menerapkan Zona Integritas (ZI) secara menyeluruh. Hal ini disampaikan saat Workshop Strategi Internalisasi Pembangunan ZI di Perguruan Tinggi di aula FILKOM UB pada Kamis (3/9/2026), yang digelar Kementerian PAN-RB Bersama UB.
FAST UB masuk sebagai salah satu unit kerja Universitas Brawijaya yang diusulkan untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM), Fakultas Animal Science dan Sekolah Pascasarjana, serta PSDKU Kediri.
Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan dan Sumber Daya FAST UB Dr. Ir. Agus Susilo, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng. menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang unggul dan berdampak melalui penerapannya pada Zona Integritas (ZI).
“Keunggulan misi FAST UB menjadi fondasi utama dalam mencetak lulusan berintegritas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan IPTEK peternakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat berbasis kearifan local,” ungkapnya.
Agus Susilo menambahkan, implementasi dan Dukungan ZI ini diwujudkan melalui komitmen kebijakan, penolakan gratifikasi, transparansi informasi, serta penyediaan ruang layanan terpadu yang aman, ramah, dan profesional. Fasilitas Pendukung FAST UB, lanjutnya, memastikan kesetaraan dan keselamatan dengan menyediakan fasilitas Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta layanan lost and found.
“Terkait Digitalisasi Layanan, FAST UB didukung oleh ekosistem aplikasi terpadu, seperti Whistleblowing System, UB Care, SIMKEU, dan Lapor Gratifikasi Online, guna menjamin tata kelola yang transparan, efisien, aman, dan berorientasi pada pelayanan public,” tegas dosen dengan keahlian di bidang teknologi pengolahan hasil ternak, perancangan sistem sensor pada produk hasil ternak, dan sistem pengendalian mutu hasil ternak ini.
Komitmen ini sebagai dasar untuk mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPAN-RB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, mengapresiasi keseriusan Universitas Brawijaya (UB) dalam membangun Zona Integritas (ZI). Saat ini, Fakultas Teknologi Agroindustri dan Bioindustri (FTAB) UB telah meraih predikat WBBM, sementara enam unit lainnya diusulkan meraih predikat WBK.
Prof. Erwan menegaskan bahwa fokus utama Pembangunan ZI adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa serta pencegahan gratifikasi.
“Melalui pendekatan human-centric dan digitalisasi sistem, nilai-nilai integritas diharapkan tidak hanya menjadi teori, melainkan kebiasaan yang menjadikan mahasiswa sebagai agen integritas di dunia kerja kelak. Sebelum mengajukan predikat WBK/WBBM, unit kerja wajib membuktikan perbaikan layanan nyata, salah satunya lewat tingkat kepuasan publik yang tinggi,’ tandasnya.
Ia juga menyampaikan, kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator penting dalam pengajuan predikat WBK maupun WBBM. Karena itu, unit yang diusulkan harus membuktikan adanya perbaikan pelayanan, termasuk melalui hasil survei kepuasan masyarakat.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































