Selamatan Desa Sukodono di Bulan Suro: Tradisi dan Semangat Bersama - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Agu 2024 23:57 WIB ·

Selamatan Desa Sukodono di Bulan Suro: Tradisi dan Semangat Bersama


 Simbolis pemberian cinderamata. (Dok Pemdes Sukodono) Perbesar

Simbolis pemberian cinderamata. (Dok Pemdes Sukodono)

BACAMALANG.COM – Desa Sukodono, yang terletak di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, menggelar selamatan desa selama tiga hari dalam rangka memperingati bulan Suro.

Desa ini dikenal dengan mayoritas penduduknya yang bekerja sebagai petani kopi, cengkih, dan nilam. Namun, saat ini, budidaya salak juga sedang berkembang di desa ini.

Acara selamatan dihadiri oleh Bupati Malang, Drs. HM. Sanusi, yang mengapresiasi semangat dan keguyuban warga desa.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan semangat bersama dalam membangun desa.

Kepala Desa Sukodono, Suharto, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pembangunan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Malang untuk Desa Sukodono.

“Kami berharap agar jalur Sukodono, terutama jalur Dampit Selatan, terus mendapat perhatian agar pengembangan ekonomi dan wisata Malang Selatan dapat lebih leluasa diakses melalui jalur Dampit Srimulyo Sukodono hingga Sidoasri,” paparnya.

Berikut adalah rangkaian acara selamatan:

1. Hari Pertama: Gelar seni budaya yang diisi oleh kesenian dari lembaga pendidikan dan kesenian tradisional yang ada dalam desa.
2. Hari Kedua: Khotmil Qur’an dan pembacaan sholawat nariyah oleh Majlis Sholawat Nariyah Sukodono, disertai dengan santunan anak yatim.
3. Hari Ketiga: Arak tumpeng dan encek oleh warga dari lima dusun. Tidak kurang dari 1000 ancak yang dibawa. Acara dilanjutkan malam hari pementasan wayang kulit dengan Ki Dalang Yoyok Glowoh dari Lumajang.

Pewarta/Editor: Hadi Triswanto

Artikel ini telah dibaca 208 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !