Seruan ‘All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan’ Viral di Media Sosial - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 25 Jul 2024 12:36 WIB ·

Seruan ‘All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan’ Viral di Media Sosial


 Seruan All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan menggema di media sosial instagram. (ist) Perbesar

Seruan All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan menggema di media sosial instagram. (ist)

BACAMALANG.COM – Setelah beberapa waktu lalu ramai tagar All Eyes on Rafah dan All Eyes on Papua, kini media sosial diramaikan dengan unggahan All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan. Lantas, apa itu?

Tagar All Eyes on Gate 13 Stadion Kanjuruhan menjadi populer sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang tengah memperjuangkan keadilan. Mereka mengecam pembongkaran pintu masuk 13 Stadion Kanjuruhan pada 21 Juli 2024.

Selama ini, Gate 13 Kanjuruhan sudah menjadi memorabilia bagi keluarga korban, sekaligus tempat melayangkan doa untuk korban Tragedi Kanjuruhan. Sekitar 40 persen korban meregang nyawa di Gate 13. Tragedi yang terjadi 1 Oktober 2022 silam ini, menewaskan 135 orang, puluhan di antaranya merupakan anak-anak.

Seperti yang diberitakan BacaMalang, keinginan keluarga korban untuk tetap menjaga TKP tragedi Kanjuruan tersebut sebelumnya sudah disepakati pada tanggal 28 Mei 2024. Saat itu, Polres Malang memfasilitasi audiensi rencana renovasi stadion Kanjuruhan yang dihadiri PT Waskita dan Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK).

Pembongkaran ini pun langsung mendapatkan respon dari berbagai pihak yang mengawal kasus ini, diantaranya Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (TATAK), LBH, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), hingga Forum Arema Kampus (FAK) Indonesia.

Mereka menilai bahwa tindakan pembongkaran Gate 13 ini menunjukkan bahwa negara mengabaikan suara dan harapan korban serta keluarga. Apalagi berbagai upaya hukum yang dilakukan selama ini bisa dikatakan menemui jalan buntu.

“Hingga kini laporan-laporan kami tidak ada tanggapan dari pihak-pihak terkait, hingga pembongkaran pintu 13 Stadion Kanjuruhan secara sepihak ini terjadi,” ungkap Ketua Tim TATAK, Imam Hidayat.

Dengan terus menggema di media sosial, keluarga korban mendesak pemerintah serta pelaksana proyek menghentikan renovasi Stadion Kanjuruhan. Mereka menduga ada upaya terselubung di balik penghancuran Gate 13 Stadion Kanjuruhan.

Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 285 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !