Soal Wacana Duet Sanusi-Lathifah, Rawan Drama Politik PKB Balas Ngerjai Balik PDIP - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 5 Agu 2024 13:19 WIB ·

Soal Wacana Duet Sanusi-Lathifah, Rawan Drama Politik PKB Balas Ngerjai Balik PDIP


 Para elit partai politik di Kabupaten Malang angkat bicara soal wacana duet Sanusi dan Lathifah. (ist) Perbesar

Para elit partai politik di Kabupaten Malang angkat bicara soal wacana duet Sanusi dan Lathifah. (ist)

BACAMALANG.COM – Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDek), memiliki analisa menarij terkait sikap hati-hati PDI Perjuangan Kabupaten Malang dalam mengusung pasangan calon pada Pilkada 2024 mendatang.

Direktur PuSDek, Asep Suriaman mengatakan, dinamika Pilkada Kabupaten Malang semakin menarik perhatian, mengingat sampai hari ini belum ada tanda-tanda satupun partai mengeluarkan rekomendasi.

“Termasuk PKB yang terlihat getol menggelorakan pasangan Sanusi-Lathifah ternyata sampai saat ini pun juga belum mengeluarkan rekomendasi, justru yang terjadi arus bawah PKB terkesan mendesak PDI Perjuangan merekom pasangan tersebut,” kata Asep, Senin (5/8/2024).

Asep menambahkan, dalam kondisi sekarang ini prinsip kehati-hatian memang perlu diutamakan oleh PDI Perjuangan. Menurut Asep, wajar saja jika DPP PDI Perjuangan berpikir keras dengan munculnya gagasan memasangkan Sanusi-Lathifah, bukan semata PDIP berpikir kepentingan politik 2029, namun juga history peristiwa politik saat Pilkada 2020 lalu.

“Pilkada 2020 kemarin diwarnai dengan drama politik yang cukup membuat PKB menelan pil pahit, Pak Sanusi yang saat itu sebagai kader PKB, meloncat ke PDIP dan PDIP merekomnya sebagai Bupati. Sehingga wajar, sebelum ada kesepakatan elit (Cak Imin dan Bu Mega, red) DPP PDIP berpikir keras mengeluarkan rekom atas nama Sanusi-Lathifah. Sebab ada kekhawatiran, ketika PDIP mengeluarkan rekomendasi Sanusi-Lathifah, PKB justru balas ngerjain PDIP dengan menolak rekom PDIP tersebut dengan alasan DPP PKB tetap keukeuh, meberangkatkan Nyai Lathifah sebagai Calon Bupati bukan Calon Wakil Bupati,” imbuhnya.

Lebih jauh, apa yang disampaikan Asep tersebut bisa jadi menjadi salah satu kekhawatiran PDI Perjuangan mengapa belum segera mengambil keputusan menurunkan rekomendasi untuk pasangan Sanusi-Lathifah.

“Memang yang lebih realistis buat PDIP sebenarnya mengulang Pilkada 2020, mengeluarkan rekom paket PDIP, dalam arti Bupati dan Wakil Bupati sama-sama kader PDIP. Tinggal nanti bagaimana kader yang direkom menguatkan komunikasi kerja sama politik dengan partai di luar PDIP, seperti Golkar, Gerindra, Nasdem, PKS dan Hanura. Bahkan kalau perlu PKB juga diajak berkoalisi,” ungkapnya.

Asep menegaskan, menurunkan rekomendasi untuk pasangan sesama kader PDI Perjuangan menjadi pilihan paling realistis saat ini. Entah itu Sanusi dengan H Gunawan HS, maupun yang lainnya.

“Itu pilihan realistis buat PDIP, daripada saling kunci, saling nunggu, toh PKB sendiri juga belum ada progres, sekalipun yang getol mendorong pasangan Sanusi-Lathifah adalah kader PKB dibawah, tapi rekom dari DPP PKB sampai saat ini juga belum ada kejelasan,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 285 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !