BACAMALANG.COM – Anak-anak sekolah dasar (SD) selalu penuh semangat dan antusias untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan. Salah satu metode pembelajaran yang diterapkan adalah studi visual, seperti yang dilakukan oleh SD Alam Generasi Rabbani. Pada Kamis (8/8/2024), mereka mengunjungi Sentra Tape Banjarsari Harapan Sejahtera di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
“Kami melakukan studi visual untuk mengenalkan anak didik tentang pengolahan tape. Ada 18 siswa yang ikut,” jelas Bunda Elva, Guru Kelas 3.
Ketua Kelompok Usaha Tape Harapan Sejahtera, Kasrodin, turut mendampingi kegiatan ini dan memberikan penjelasan tentang proses pembuatan tape. “Kami mengapresiasi kegiatan ini, semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat untuk semua,” ujarnya.
Kasrodin juga menceritakan bahwa para pemuda di Desa Banjarsari dikenal kompak dan solid. Selama sekitar satu tahun terakhir, mereka telah mengolah singkong menjadi tape, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa. Kelompok ini dibentuk pada 19 November 2020 dengan tujuan memberikan wadah aspirasi kepada warga, terutama dalam mencari bahan baku yang sering sulit ditemukan. Produk tape Banjarsari memiliki ciri khas manis dan lembut saat dimakan.
Desa Banjarsari mayoritas penduduknya berjualan tape singkong, dengan sekitar 187 anggota yang tersebar di 21 RT dan 6 RW. Para pedagang tape memasarkan produknya secara tradisional, berkeliling dari desa ke desa dan menjualnya di pasar. Bahan baku singkong diperoleh langsung dari petani dan pedagang singkong. Selain itu, pemasaran tape juga dilakukan secara online hingga ke luar negeri.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































