Studi Visual SD Alam Generasi Rabbani: Mengenal Pembuatan Tape di Ngajum - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 8 Agu 2024 17:39 WIB ·

Studi Visual SD Alam Generasi Rabbani: Mengenal Pembuatan Tape di Ngajum


 Kegiatan mengenal pembuatan Tape di Ngajum. (Dok Sentra Tape Banjarsari Harapan Sejahtera) Perbesar

Kegiatan mengenal pembuatan Tape di Ngajum. (Dok Sentra Tape Banjarsari Harapan Sejahtera)

BACAMALANG.COM – Anak-anak sekolah dasar (SD) selalu penuh semangat dan antusias untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan. Salah satu metode pembelajaran yang diterapkan adalah studi visual, seperti yang dilakukan oleh SD Alam Generasi Rabbani. Pada Kamis (8/8/2024), mereka mengunjungi Sentra Tape Banjarsari Harapan Sejahtera di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

“Kami melakukan studi visual untuk mengenalkan anak didik tentang pengolahan tape. Ada 18 siswa yang ikut,” jelas Bunda Elva, Guru Kelas 3.

Ketua Kelompok Usaha Tape Harapan Sejahtera, Kasrodin, turut mendampingi kegiatan ini dan memberikan penjelasan tentang proses pembuatan tape. “Kami mengapresiasi kegiatan ini, semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat untuk semua,” ujarnya.

Kasrodin juga menceritakan bahwa para pemuda di Desa Banjarsari dikenal kompak dan solid. Selama sekitar satu tahun terakhir, mereka telah mengolah singkong menjadi tape, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa. Kelompok ini dibentuk pada 19 November 2020 dengan tujuan memberikan wadah aspirasi kepada warga, terutama dalam mencari bahan baku yang sering sulit ditemukan. Produk tape Banjarsari memiliki ciri khas manis dan lembut saat dimakan.

Desa Banjarsari mayoritas penduduknya berjualan tape singkong, dengan sekitar 187 anggota yang tersebar di 21 RT dan 6 RW. Para pedagang tape memasarkan produknya secara tradisional, berkeliling dari desa ke desa dan menjualnya di pasar. Bahan baku singkong diperoleh langsung dari petani dan pedagang singkong. Selain itu, pemasaran tape juga dilakukan secara online hingga ke luar negeri.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Lippo Plaza Batu Berbagi Berkah Idul Adha 2026: Daging Kurban dan Minyak Goreng Gratis untuk Ojol dan Warga

28 Mei 2026 - 20:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Batu Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Tebar Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

28 Mei 2026 - 18:26 WIB

Fasum Disulap Jadi Lapak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Wakil Ketua II DPRD Desak Relokasi dan Penertiban

28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Polresta Malang Kota Tebar Kepedulian, Sembelih 13 Sapi dan 27 Kambing untuk Warga di Iduladha 1447 H

28 Mei 2026 - 15:29 WIB

Gerindra Kota Malang Salurkan 3 Ribu Lebih Daging Kurban untuk Kaum Dhuafa

28 Mei 2026 - 13:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !