Tak Kunjung Diperbaiki, Dewan Sidak Pelengsengan Sungai Molek yang Jebol - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 8 Jun 2020 11:38 WIB ·

Tak Kunjung Diperbaiki, Dewan Sidak Pelengsengan Sungai Molek yang Jebol


 Tak Kunjung Diperbaiki, Dewan Sidak Pelengsengan Sungai Molek yang Jebol Perbesar

BACAMALANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak pelengsengan aliran Sungai Molek yang jebol di perbatasan Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen dan Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Senin (8/6/2020).

Pelengsengan sungai tersebut diketahui jebol pada Sabtu (9/5/2020). Keberadaan Sungai Molek begitu vital untuk irigasi persawahan mulai dari Kepanjen hingga Sumberpucung.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menyampaikan bahwa seharusnya pelengsengan yang jebol itu segera diperbaiki. Hal ini mengingat jebolnya pelengsengan tersebut sudah hampir satu bulan.

“Kenapa kami minta segera diperbaiki, karena ada 1.500 hektar sawah di dua Kecamatan yang kebutuhan airnya berasal dari Sungai Molek ini. Dari 1.500 hektar ini di dalamnya ada tanaman padi,” kata Didik.

Sebagai informasi, pelengsengan Sungai Molek yang jebol itu kurang lebih sepanjang 10 meter. Hingga saat ini, pelengsengan yang jebol itu dipasangi karung-karung berisi tanah dan batu agar air tidak meluber.

Kondisi pelengsengan Sungai Molek yang jebol (Dhimas)

“Sepadan sungai secara alam yang ambrol. Karena ini menjadi wilayah PJT DAS Brantas Provinsi Jatim, maka kami minta Pemkab Malang melalui Dinas Pengairan dan Pertanian segera berkoordinasi dengan Balai Besar DAS Brantas Provinsi,” terang Didik.

Didik pun menegaskan bahwa pelengsengan Sungai Molek yang jebol itu murni faktor alam.

“Ini kan bangunan lama ya, ditambah ada sumber air sehingga secara alamiah, mengikis plengsengan sungai,” tuturnya.

Setelah sidak itu, Dewan sendiri merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Malang segera mengambil langkah agar pelengsengan yang jebol itu segera diperbaiki. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Abdul Qodir: Penyelesaian Pasar Karangploso Harus Kedepankan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kemanfaatan

30 Juli 2026 - 23:23 WIB

Tiga Kali Somasi Diabaikan, PN Kota Malang Eksekusi Rumah Senilai Miliaran Rupiah di Araya

30 Juli 2026 - 20:31 WIB

Kesejahteraan sebagai Katalis Inovasi: Efek Domino Tunjangan Profesi dalam Dinamika Kelas

30 Juli 2026 - 14:03 WIB

Ayam Goreng Balai Kota Luncurkan Liwet Kendil Obonk, Sensasi Makan Bersama dalam Kendil Tanah Liat

30 Juli 2026 - 12:52 WIB

Pemkot Batu Komitmen Realisasikan 54 Aspirasi Desa, Rakor Forum APEL Jadi Wadah Serap Usulan

30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Catatan Peringatan Hari Konservasi Alam Sedunia 2026: SALAM Indonesia Dorong Sinergi Hexahelix demi Kelestarian Hutan, Laut, Transisi Energi, dan Ketahanan Pangan

30 Juli 2026 - 10:46 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !