Tancap Gas, Lakpesdam NU Kabupaten Malang Gelar Raker dan Launching Website

Suasana pengukuhan PC Lakpesdam NU Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Usai dikukuhkan,
Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Malang tancap gas menggelar Rapat Kerja (Raker) dan melaunching website, baru-baru ini.

“Website akan berisi seluruh kegiatan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Lakpesdam NU. Berikut akan berisi fitur dan menu yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan NU Kabupaten Malang dalam angka,” tegas Sekretaris Lakpesdam NU Kabupaten Malang, Dr Ahmad Makki Hasan.

Lakpesdam NU menjalankan rapat kerja dan peluncuran website untuk merapatkan barisan dan bersinergi bersama PCNU Kabupaten Malang serta seluruh lembaga banom yang ada, selaras dengan tagline PCNU Kabupaten Malang yaitu ‘Menata Jam’iyyah, Menggerakkan Jama’ah’.

Perihal keistiqamahan dalam publikasi, Makki mengaku ada divisi khusus dalam struktur kepengurusan Lakpesdam NU periode ini, yaitu divisi publikasi dan jaringan. “Selain itu, konten yang tersedia juga didukung oleh dua divisi lainnya, yaitu divisi kajian dan penelitian serta divisi keorganisasian dan pengembangan SDM,” terangnya.

Dikatakannya website utama PCNU Kabupaten Malang sudah disediakan oleh Lembaga Ta’lif wa Nasr (LTNNU) setempat. Sehingga, sinergitas antar lembaga dan banom NU menjadi kunci atas peluncuran website tersebut. “Kebetulan LTNNU, Lakpesdam dan Lesbumi dibina oleh koordinator yang sama dari PCNU Kabupateb Malang, yaitu KH Zulfan Syahansyah,” urainya.

Pria yang juga Dosen Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang ini menjelaskan, secara umum, program kerja yang akan dilaksanakan tetap mengacu pada periode sebelumnya. Makki mengatakan, periode ini hanya akan melanjutkan serta memaksimalkan Implementasi dari program itu sendiri.

“Khususnya untuk memenuhi kebutuhan akar rumput yang sangat kompleks di wilayah Kabupaten Malang,” imbuh pria yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo tersebut.

Makki mengakui bahwa setiap daerah memiliki keunikan tersendiri termasuk Nadhiyin di Kabupaten Malang yang memiliki keragaman potensi. Terlebih Kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan.

“Kabupaten Malang memiliki wilayah terluas di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi. Sehingga Nahdliyyin memiliki potensi yang beragam,” papar Ketua PMII Rayon ‘Perjuangan’ Ibnu Aqil masa juang 2004-2005 silam.

Pihaknya menegaskan, kebutuhan literasi digital saat ini menjadi sebuah keniscayaan. Sehingga perlu sinergitas untuk melek digital dalam setiap acara, sekaligus membekali pengurus memanfaatkan media sebagai bentuk syiar. “Kita menuju era Society 5.0. Lakpesdam NU memiliki tanggung jawab yang besar di tubuh NU untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat luas,” pungkasnya.(*/had)