BACAMALANG.COM — Aksi pencurian handphone di toko pakaian AYMS Singosari, Jalan Tunggul Ametung, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, viral di media sosial. Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku diunggah oleh akun Instagram resmi AYMS dan kemudian direposting oleh akun info Malangan, Selasa (23/12/2025).
Dalam video tersebut, tampak seorang ibu datang ke toko bersama dua anaknya, laki-laki dan perempuan, dengan mengendarai sepeda motor. Saat sang ibu sibuk memilih pakaian, kedua anaknya ikut berkeliling di dalam toko. Tanpa disadari, anak perempuan yang membawa handphone meletakkan perangkat tersebut di lantai dan meninggalkannya begitu saja.
Tak berselang lama, seorang pria berpenampilan rapi dengan jaket hitam masuk ke dalam toko. Pelaku berpura-pura memilih pakaian dan berjalan menuju area ruang ganti. Melihat handphone tergeletak di lantai, pelaku diduga langsung memanfaatkan kelengahan korban. Ia menyepak ponsel tersebut secara perlahan ke arah ruang ganti, lalu mengambilnya saat situasi dirasa aman sebelum kabur meninggalkan lokasi.
Ironisnya, karena teringat handphone anaknya tertinggal, ibu dan kedua anak tersebut sempat kembali ke toko dan berpapasan dengan pelaku yang hendak melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Setelah menyadari ponsel hilang, korban melapor kepada penjaga toko. Rekaman CCTV kemudian diputar dan memperlihatkan secara jelas kronologi pencurian, termasuk wajah pelaku serta modus yang digunakan.
“Diduga memanfaatkan kelengahan korban, seorang pria terekam mengambil handphone milik pelanggan di AYMS Singosari, Jalan Tunggul Ametung, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Selasa (23/12/2025). Aksi tersebut diketahui setelah korban menyadari ponselnya hilang dan rekaman kejadian beredar,” tulis akun Instagram AYMS Singosari yang turut direposting oleh info Malangan.
Unggahan tersebut menuai ratusan komentar dari warganet. Banyak di antaranya menyoroti pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap anak-anak, terutama terkait penggunaan dan pengawasan barang berharga seperti handphone. Warganet juga mengingatkan agar anak-anak, khususnya yang masih di bawah umur, tidak membawa ponsel jika tidak benar-benar diperlukan.
Selain itu, kejadian ini kembali menegaskan pentingnya pemasangan kamera CCTV di area publik dan pertokoan sebagai langkah pencegahan tindak kriminal. Masyarakat pun diimbau untuk turut membantu pihak berwajib dengan memberikan informasi apabila mengenali pelaku, demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































