Beasiswa Dana Abadi UB Diminati Ribuan Mahasiswa, Seleksi Ketat dengan Fasilitas Komprehensif - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 3 Okt 2026 15:24 WIB ·

Beasiswa Dana Abadi UB Diminati Ribuan Mahasiswa, Seleksi Ketat dengan Fasilitas Komprehensif


 Wakil Rektor III Universitas Brawijaya (UB), Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. dan Sekretaris Tim Pengelola Dana Abadi UB Rodiyati Azrianingsih, S.Si., M.Sc., Ph.D. bersama perwakilan mahasiswa Awardee Beasiswa dana Abadi, disaksikan perwakilan Tim Pengelola Ilhamuddin Nukman, S.Psi., M.A. dan Arsih Amalia Chandra Permata, S.I.Kom. saat pembukaan Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi Semester Ganjil 2026 di Ruang Sidang Gedung Rektorat Lantai 8, Sabtu (3/10/2026). (Nedi Putra AW) Perbesar

Wakil Rektor III Universitas Brawijaya (UB), Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. dan Sekretaris Tim Pengelola Dana Abadi UB Rodiyati Azrianingsih, S.Si., M.Sc., Ph.D. bersama perwakilan mahasiswa Awardee Beasiswa dana Abadi, disaksikan perwakilan Tim Pengelola Ilhamuddin Nukman, S.Psi., M.A. dan Arsih Amalia Chandra Permata, S.I.Kom. saat pembukaan Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi Semester Ganjil 2026 di Ruang Sidang Gedung Rektorat Lantai 8, Sabtu (3/10/2026). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Universitas Brawijaya menggelar Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi Semester Ganjil 2026 di Ruang Sidang Gedung Rektorat Lantai 8, Sabtu (3/10/2026). Dalam kegiatan yang menjadi wadah orientasi dan penguatan amanah bagi para mahasiswa penerima beasiswa ini menghadirkan pemateri Ardantya Syahreza, S.E., MBA, drh. Agung Satrio Wibowo dan drg. Dina Maria Ulfa, M, serta Alifa Gina Maharani.

Saat membuka kegiatan, Wakil Rektor III UB Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. menekankan pentingnya pembekalan bagi para penerima Beasiswa Dana Abadi UB.

“Pembekalan tersebut tidak sekadar memberikan pemahaman mengenai hak dan fasilitas yang diterima mahasiswa, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa beasiswa merupakan sebuah amanah dari para pemberi beasiswa,” ujarnya.

Menurut Setiawan, amanah tersebut harus digunakan untuk mendukung kepentingan studi mahasiswa, termasuk membiayai proses pendidikan hingga menyelesaikan perkuliahan dan meraih kelulusan. Karena itu, penerima beasiswa diharapkan tidak menggunakan fasilitas maupun dana beasiswa untuk kepentingan lain yang berpotensi mengganggu studinya.

“Beasiswa ini adalah amanah dari pemberi beasiswa kepada penerima beasiswa. Amanahnya adalah untuk kepentingan studi, membiayai studi sampai lulus, bukan untuk keperluan lain yang kemudian berimplikasi buruk terhadap studinya,” pesan Wakil Rektor yang membidangi Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan ini.

Ia menegaskan, pemberian teguran maupun sanksi kepada penerima beasiswa merupakan langkah terakhir apabila ditemukan penyalahgunaan amanah. Namun, pihak universitas berharap hal tersebut tidak sampai terjadi karena para penerima diharapkan telah memahami tanggung jawab yang melekat sebagai penerima Beasiswa Dana Abadi UB.

Di sisi lain, keberhasilan penerima beasiswa dalam menjalani studi juga menjadi bentuk kontribusi positif bagi UB. Mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan dengan lancar, lulus tepat waktu, serta tidak mengalami keterlambatan dalam masa studi.

Selain capaian akademik, penerima beasiswa juga didorong tetap aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Keaktifan tersebut dinilai dapat memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif bagi Universitas Brawijaya.

Dengan demikian, keberhasilan program Beasiswa Dana Abadi tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan pendidikan, tetapi juga dari bagaimana para penerima mampu memanfaatkan amanah tersebut untuk menyelesaikan studi dan berkembang menjadi mahasiswa yang aktif serta berkontribusi bagi lingkungan kampus.

Program Beasiswa Dana Abadi UB menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung keberlangsungan studi mahasiswa. Tidak hanya memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa ini juga dilengkapi bantuan biaya hidup serta pendampingan yang diberikan secara berkelanjutan.

Sekretaris Divisi Penggunaan Hasil Pengembangan Dana Abadi UB Ilhamuddin Nukman, S.Psi., M.A. menjelaskan, proses pendaftaran Beasiswa Dana Abadi dibuka secara rutin dua kali dalam setahun, yakni pada awal tahun dan pertengahan tahun. Seleksi dilakukan secara bertahap untuk mengisi kembali kuota penerima setelah mahasiswa penerima sebelumnya menyelesaikan studinya.

“Tingginya minat mahasiswa terlihat dari jumlah pendaftar yang tercatat dalam sistem. Secara keseluruhan, hampir 6.000 mahasiswa telah mendaftar Beasiswa Dana Abadi. Dalam setiap periode seleksi, jumlah pendaftar berkisar antara 400 hingga 600 mahasiswa, sementara kuota penerimaan umumnya berada di kisaran 10 hingga 20 mahasiswa,” jelasnya.

Dikatakan Ilham, ketatnya persaingan membuat proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan persyaratan administrative, dengan salah satu indikator utamanya adalah prestasi akademik. Meskipun persyaratan minimal IPK ditetapkan sebesar 3,0; mahasiswa yang berhasil lolos seleksi umumnya memiliki IPK sekitar 3,7 hingga 3,9.

Ia menyebutkan, selain prestasi akademik, prestasi nonakademik juga menjadi nilai tambah. Prestasi dalam berbagai kompetisi, bidang olahraga, maupun kemampuan lain, termasuk hafalan Al-Qur’an bagi mahasiswa muslim, dapat menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.

“Keaktifan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan. Mahasiswa penerima diharapkan tidak hanya memiliki capaian akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kehidupan organisasi dan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan UB,” paparnya.

Aspek lain yang turut menjadi pertimbangan adalah kondisi finansial mahasiswa. Faktor kebutuhan ekonomi tersebut kemudian dipertimbangkan bersama dengan capaian akademik, prestasi nonakademik, dan keaktifan mahasiswa.

Dari sisi manfaat, Beasiswa Dana Abadi memiliki cakupan yang relatif komprehensif. Penerima memperoleh pembiayaan UKT secara penuh, uang saku atau biaya hidup bulanan, serta program pendampingan yang dilaksanakan secara rutin. Pendampingan tersebut dirancang tidak hanya untuk mendukung mahasiswa selama menjalani perkuliahan, tetapi juga membekali mereka dengan berbagai keterampilan dan persiapan menghadapi dunia setelah lulus.

“Untuk pendaftarannya, informasi mengenai program beasiswa disampaikan secara terpusat melalui kanal resmi Kemahasiswaan dan Dana Abadi UB. Mahasiswa juga dapat melakukan pendaftaran melalui SIAM (Sistem Informasi Akademik Mahasiswa) pada menu beasiswa yang tersedia,” terang Ilham.

Proses seleksi mulai dari pendaftaran hingga pengumuman penerima umumnya berlangsung sekitar dua bulan. Dengan mekanisme tersebut, proses seleksi diharapkan dapat menjaring mahasiswa yang memenuhi kombinasi kriteria akademik, prestasi, aktivitas kemahasiswaan, dan kebutuhan finansial.

Pembukaan Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi Semester Ganjil 2026 di Ruang Sidang Gedung Rektorat UB Lantai 8, Sabtu (3/10/2026). (Nedi Putra AW)

“Hingga saat ini, sebanyak 124 mahasiswa telah menerima manfaat dari program Beasiswa Dana Abadi UB. Jumlah penerima tersebut terus berkembang seiring dengan adanya mahasiswa penerima yang menyelesaikan masa studinya dan digantikan oleh penerima baru,” urainya.

Menariknya, imbuh dia, kebijakan kuota penerimaan juga dikaitkan dengan usia Universitas Brawijaya. Jumlah penerima baru dapat disesuaikan dengan usia UB pada tahun berjalan.

“Sebagai contoh, ketika UB memasuki usia 64 tahun pada 2027, kuota penerima baru yang dibuka direncanakan sebanyak 64 mahasiswa. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan program Dana Abadi sekaligus memperluas manfaatnya kepada mahasiswa UB dari waktu ke Waktu,” tandasnya.

Selain memberikan dukungan pembiayaan selama masa studi, penerima Beasiswa Dana Abadi Universitas Brawijaya (UB) juga mendapatkan pendampingan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk memastikan mahasiswa penerima atau awardee tetap memenuhi komitmen dan mengikuti proses pembinaan hingga menyelesaikan studinya.

Ilham menjelaskan, salah satu kondisi yang dapat menyebabkan hak beasiswa dievaluasi adalah ketika mahasiswa menerima sumber beasiswa lain secara bersamaan atau double funding. Kebijakan tersebut diterapkan agar manfaat Dana Abadi dapat diberikan secara adil dan kesempatan menerima beasiswa tetap terbuka bagi mahasiswa lainnya.

Evaluasi juga dilakukan berdasarkan perkembangan mahasiswa selama mengikuti program pembinaan. Beberapa aspek yang diperhatikan antara lain tingkat kehadiran, perkembangan atau progres mahasiswa, serta keterlibatan dan partisipasi dalam berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari program pembinaan.

Dari sisi akademik, perubahan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) juga menjadi salah satu bahan evaluasi. Penurunan IPK dalam batas yang masih wajar dan rasional tidak serta-merta menggugurkan hak beasiswa. Namun, penurunan yang sangat drastis dapat menjadi bahan evaluasi lebih lanjut untuk melihat kondisi dan perkembangan mahasiswa secara keseluruhan.

Jika tidak ditemukan persoalan yang signifikan, penerima beasiswa tetap memperoleh dukungan Dana Abadi hingga menyelesaikan masa studi, maksimal selama delapan semester.

Senada dengan Wakil Rektor III UB, Ilham memiliki harapan agar manfaat program tidak berhenti ketika mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Para penerima beasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem Dana Abadi dan berkontribusi kembali setelah memasuki dunia profesional. Salah satu bentuk kontribusi yang diharapkan adalah menjadikan para alumni sebagai duta program Dana Abadi UB.

“Alumni diharapkan turut memperkenalkan keberadaan dan manfaat Dana Abadi kepada masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” tegas Ilham.

Hal tersebut dinilai penting karena keberadaan Dana Abadi UB masih perlu terus diperkenalkan secara lebih luas. Dengan semakin banyak pihak yang mengetahui program tersebut, peluang untuk memperkuat dukungan terhadap keberlanjutan Dana Abadi juga semakin terbuka.

Selain menjadi duta program, para alumni juga diharapkan membangun dan menjaga jejaring dengan sesama penerima, alumni, serta universitas. Ketika telah berhasil secara profesional, alumni diharapkan dapat kembali berkontribusi sebagai donatur sehingga manfaat Dana Abadi dapat terus berputar dan dirasakan oleh generasi mahasiswa berikutnya.

Menurutnya, konsep keberlanjutan tersebut menjadi bagian dari big dream pengelola Dana Abadi UB. Dalam jangka panjang, UB menargetkan sekitar 30 persen dari total mahasiswa dapat memperoleh dukungan beasiswa.

“Bahkan, terdapat cita-cita yang lebih besar apabila dana abadi yang aktif dihimpun UB nantinya mampu mencapai sekitar Rp2 triliun. Dengan kekuatan dana tersebut, UB memiliki visi untuk dapat memberikan kesempatan kuliah tanpa biaya bagi seluruh mahasiswa,” pungkasnya.

Cita-cita tersebut membutuhkan proses panjang dan dukungan berbagai pihak. Karena itu, Dana Abadi tidak hanya dipandang sebagai program beasiswa bagi mahasiswa saat ini, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang melibatkan mahasiswa, alumni, universitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MCVUpdate 2026, PERKI Malang Perkuat Standardisasi Layanan dan Jejaring Kardiovaskular

3 Oktober 2026 - 16:40 WIB

PKB Kota Malang Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Mahasiswa NTT

3 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Nenek 70 Tahun Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Brantas, Warga Sukowilangun Kalipare Geger

3 Oktober 2026 - 08:25 WIB

GMNI Desak DPRD Kabupaten Malang Tes Urine Seluruh Anggota Usai Kasus Narkoba

3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Teaching Factory SMK Arjuna 2, Siswa Belajar Produksi Kopi Karya Ardjuna

2 Oktober 2026 - 18:11 WIB

CCTV Bongkar Aksi Curanmor di Buring, Polisi Ringkus Pelaku dan Penadah

2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !