BACAMALANG.COM – Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah terus dilakukan Polres Malang. Salah satunya dengan menyampaikan edukasi secara langsung kepada para pelajar melalui kegiatan upacara bendera.
Jajaran Polres Malang bersama Polsek di wilayah hukum Kabupaten Malang secara rutin hadir di sekolah untuk memberikan pembinaan kepada siswa. Materi yang disampaikan pun menyesuaikan dengan persoalan yang kerap bersinggungan dengan kehidupan remaja.
Salah satu pesan utama yang diberikan yakni terkait bahaya bullying. Para pelajar diingatkan untuk tidak melakukan tindakan kekerasan, mengejek, mengintimidasi maupun mempermalukan teman, baik secara langsung maupun melalui platform media sosial.
Selain persoalan perundungan, polisi turut mengingatkan pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan tidak mudah terbawa pengaruh lingkungan pergaulan yang negatif.
Penggunaan media sosial secara bijak juga menjadi perhatian. Pelajar diminta lebih berhati-hati dalam membuat maupun menyebarkan konten agar tidak menimbulkan persoalan bagi diri sendiri maupun orang lain.
Tak hanya itu, edukasi mengenai tertib berlalu lintas turut disampaikan. Kesadaran mengenai keselamatan di jalan diharapkan dapat dibangun sejak usia sekolah, sehingga para pelajar terbiasa menjadi pengguna jalan yang disiplin.
Kasi Humas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, kegiatan pembinaan melalui upacara menjadi salah satu sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada pelajar.
“Upacara menjadi momentum yang baik untuk memberikan pembinaan kepada pelajar. Pesan yang disampaikan tidak hanya soal keamanan, tetapi juga hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka seperti bullying, pergaulan dan penggunaan media sosial,” ujar Budiono, Senin (6/10/2026).
Menurutnya, edukasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran pelajar untuk saling menghormati, menjaga sikap, serta memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab.
Polres Malang berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat ikut menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































